Terpapar Covid-19, Bos Tim MotoGP Gresini Meninggal Dunia

Bos tim MotoGP Gresini dan juara dua kali 125cc, Fausto Gresini meninggal dunia pada usia 60 tahun karena komplikasi yang berasal dari virus corona.

Pria Italia itu mengalami koma yang diinduksi secara medis di unit perawatan intensif Rumah Sakit Maggiore Bologna dalam beberapa hari terakhir karena masalah pernapasan yang terus berlanjut setelah infeksi Covid-19.

Gresini awalnya dirawat di rumah sakit pada 27 Desember 2020.

Tim Gresini pada Selasa pagi mengkonfirmasi bahwa pembalap Italia itu telah meninggal.

BACA JUGA

Terjangkit Covid-19, Bos Tim MotoGP Kritis

“Berita yang tidak ingin kami berikan, dan sayangnya kami terpaksa membagikannya dengan Anda semua. Setelah hampir dua bulan berjuang melawan Covid, Fausto Gresini meninggal dunia, beberapa hari setelah berusia 60 tahun,” bunyi pernyataan Gresini.

“Semua Gresini Racing memberikan dukungan kepada istrinya Nadia dan keempat anaknya Lorenzo, Luca, Alice dan Agnese serta semua orang yang memiliki kesempatan untuk mengenalnya dan mencintainya selama bertahun-tahun.”

The news we would have never wanted to give, and that unfortunately we are forced to share with all of you. After nearly two months battling against Covid, Fausto Gresini has sadly passed away, few days after turning 60. #CiaoFausto ❤️ pic.twitter.com/mHMsDgunmb

— Gresini Racing (@GresiniRacing) February 23, 2021

Pembalap Italia itu melakukan debutnya di kelas 125cc pada tahun 1982, menghabiskan seluruh kariernya di seri tersebut. Gelar pertamanya datang pada 1985 bersama Garelli setelah memenangi tiga balapan. Dia menambahkan gelar kedua pada tahun 1987 dalam musim yang membuatnya memenangkan 10 dari 11 balapan.

Cedera pada tahun berikutnya menggagalkan peluangnya untuk mengulang kembali. Dia kembali bersama Aprilia pada 1989 sebelum menghabiskan lima tahun terakhir kariernya bersama Honda dan pensiun pada 1994.

Ia mendirikan tim sendiri, Aprilia Racing Team Gresini MotoGP, pada tahun 1997. Tim tersebut telah memenangkan dua gelar, Daijiro Katoh di kelas 250cc pada tahun 2001 dan Toni Elias di kejuaraan Moto2 pada tahun 2010.

Berita terkait: