Tenggelam di Banggai Laut, 30 Penumpang KLM Bukit Rahmat Berhasil Diselamatkan

 

Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 30 penumpang Kapal Layar Motor (KLM) Bukit Rahmat GT 25 yang tenggelam di antara perairan Timpaus dan Pulau Sonit, Kabupaten Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Seluruh penumpang 30 orang telah dievakuasi dalam keadaan selamat, terdiri dari 17 penumpang dewasa, empat anak-anak dan sembilan ABK (anak buah kapal),” kata Humas SAR Palu, Fatma, Selasa (28/7/2020).

Fatmai menuturkan, KLM Bukit Rahmat bertolak dari Pelabuhan Luwuk, Sulteng pada Sabtu (25/7/2020) sekitar pukul 17.30 Wita menuju pelabuhan tujuan yaitu di Tikong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Dijadwalkan kapal akan tiba di Tikong pada Senin (27/7/2020).

Namun, pada pukul 17.40 Wita, Pos SAR Luwuk menerima informasi bahwa KLM Bukit Rahmat mengalami kecelakaan, yakni tenggelam di sekitar perairan Timpaus Sonit, Banggai laut.

Setelah menerima informasi tersebut, pihak Basarnas Palu melakukan koordinasi dengan kantor SAR terdekat, yaitu kantor SAR Kendari dan Kantor SAR Ternate. Koordinasi juga dilakukan dengan Syahbandar Taliabu, BPBD Taliabu, PT Adidaya Tangguh dan masyarakat Taliabu.

Pukul 19.00 Wita, Basarnas menerima informasi dari potensi SAR Taliabu bahwa satu unit kapal Tagboat Prime 165 milik PT Adidaya Tangguh telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Kemudian, dilaporkan bahwa kapal ditemukan mulai tenggelam. Tim SAR pun melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang dan ABK. 

 

Berita terkait: