Tanamduit Bisnis Bidik Pengeloaan Kas Operasional Pelaku UMKM

Platform digital wealth management tanamduit luncurkan inovasi tanamduit bisnis untuk mengoptimalkan imbal hasil atas dana kas operasional pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ), yayasan, koperasi, maupun institusi lain yang selama ini masih menggunakan produk perbankan tradisional seperti giro dan tabungan.

Co-founder dan CEO tanamduit (PT Star Mercato Capitale), Rini Hapsari menyatakan, dengan solusi ini, pelaku UMKM dapat mengalokasikan dana kas yang tidak terpakai ke produk-produk reksadana pasar uang yang ada di tanamduit bisnis.

BACA JUGA

Tanamduit Sediakan Asuransi Proteksi Bebas Penyakit

“Rata-rata UMKM , yayasan, koperasi, maupun institusi lain dalam mengelola dana kas transaksional hanya memanfaatkan produk bank berbentuk giro dan tabungan, di mana bunga yang dihasilkan hanya sekitar 1 persen per tahun,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/9).

Rini mengatakan, dengan menempatkan dana idle di reksa dana pasar uang yang memilih imbal hasil lebih tinggi, yakni sekitar 5 persen hingga 7 persen per tahun, pencairan dapat dilakukan kapanpun tanpa penalti, dan risiko rendah setara deposito.

Pasalnya, semua produk reksadana pasar uang yang ditawarkan memiliki fitur dapat dicairkan sewaktu waktu dimana dana akan efektif pada T+1 (hari kerja bursa) dari instruksi pencairan.

BACA JUGA

Tanamduit Raih Penghargaan Mitra Distribusi SBSN Terbaik

Selain itu, dalam fitur ini investor disajikan dengan data kinerja historis reksa dana, prospektus, dan fund fact sheet yang berfungsi untuk membantu investor dalam menemukan produk yang sesuai.

Co-founder tanamduit Muhamad Hanif menambahkan, tanamduit bisnis menggunakan mekanisme maker and checker dalam bertransaksi. Di mana maker adalah orang yang didelegasikan oleh yayasan, UMKM , koperasi, maupun institusi lain untuk membuat keputusan sendiri berinvestasi atau transaksi jual beli reksa dana di platform tanamduit bisnis.