Tahap Pertama, Bio Farma Siap Produksi 40 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Tiongkok

– BUMN Farmasi PT Bio Farma menyatakan kesiapannya untuk memproduksi vaksin corona atau Covid-19. Pada tahap pertama, pada saat vaksin Covid-19 yang didatangkan dari Tiongkok ini lulus uji klinis tahap akhir, maka Bio Farma akan memproduksi 40 juta dosis per tahun.

“Untuk tahap pertama, sesuai target penyelesain uji klinis Januari, pada saat selesai uji klinis dan izin edarnya keluar, kami sudah menargetkan untuk bisa selesai sekitar 40 juta dosis per tahun,” kata Honesti Basyir, Direktur Utama PT Bio Farma seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Kemudian tahap selanjutnya, PT Bio Farma akan siap memproduksi 100 juta vaksin per tahun. Bahkan ada rencana untuk meningkatkan jumlah produksi mencapai 250 juta vaksin per tahun.

“Kami dari Bio Farma mendapat tugas untuk memastikan kapasitas produksi vaksin ini bisa dikelola dengan baik. Sampai saat ini kami sudah menyiapkan 100 juta dosis per tahun siap. Kita akan expand menuju 250 juta dosis per tahun,” terang Honesti Basyir.

Diungkapkannya, Bio Farma memang bertanggung jawab terhadap produksi dan distribusi vaksin yang didatangkan dari Tiongkok. Sekarang ini, vaksin tersebut sudah disimpan sesuai ketentuan penyimpan vaksin standar internasional.

“Saatnya nanti pada saat uji klinis sudah dimulai, kita akan berikan kepada tim untuk diberikan vaksinasi kepada sampel sejumlah 1.620 orang,” jelas Honesti Basyir.

Uji klinis akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat dan untuk tempat distribusinya nanti, menurut Honesti Basyir, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim peneliti dari Universitas Padjajaran.

“Nanti bagaimana distribusinya, karena ini uji klinisnya akan berlangsung di Bandung dan sekitarnya, kita nanti akan berkoordinasi dengan tim peneliti dari Unpad untuk tempat distribusinya,” ungkapnya.

Berita terkait: