Survei SRMC, Eri Cahyadi Lebih Populer Ketimbang Machfud Arifin

Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei menjelang Pilkada Surabaya 2020. Berdasarkan hasil survei, calon wali kota Eri Cahyadi disebut-sebut lebih populer ketimbang Machfud Arifin. SMRC mencatat, popularitas Eri Cahyadi mencapai 81 persen. Sementara, Machfud Arifin sebanyak 80 persen.

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, dalam siaran persnya, Minggu (22/11/2020), menyoroti angka popularitas calon wali kota Eri Cahyadi yang didukung PDI-Perjuangan dan sejumlah partai non parlemen lainnya. Sebab, angka popularitas Eri Cahyadi cukup tinggi, padahal baru dua bulan lalu dideklarasikan.

Sementara, Machfud Arifin yang didukung delapan partai politik itu telah mendeklarasikan diri sejak awal 2020. Deni mengatakan, tingginya popularitas Eri Cahyadi karena faktor kemampuan dan rekam jejak.

Menurut dia, Selama menjabat sebagai Kepala Badan Perencana Pembangunan Kota (Bappeko) Eri dikenal mampu mengeksekusi program-program kerakyatan yang digagas Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

“Eri Cahyadi lebih banyak dipilih karena dia dinilai punya kualitas personal yang lebih positif dibanding calon lain. Dari sisi tingkat kedikenalan (awareness) Eri Cahyadi memang hampir sama dengan Machfud Arifin. Eri Cahyadi 81%, sedangkan Machfud Arifin 80%. Tapi yang jadi pembeda adalah tingkat kedisukaan,” papar Deni.

Keunggulan popularitas Eri Cahyadi ini juga didukung wakilnya Armuji. Berasarkan survei SMRC tingkat keterkenalan Armuji unggul sebesar 68 persen. Sementara rivalnya, Mujiaman sebanyak 55 persen.

Survei dilakukan pada 11-18 November 2020 di Kota Surabaya dengan melibatkan 820 responden yang terpilih dengan metode multistage random sampling dan diwawancara lewat tatap muka. Margin of error survei diperkirakan plus-minus 3,5%.

Berita terkait: