Sudah Empat Hari, Banjir di Kawasan Periuk Tangerang Belum Surut

Sudah empat hari sejak Sabtu (20/2/2021) lalu, banjir di kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang masih belum surut. Banjir yang ketinggiannya antara 30 cm – 2 meter masih ditemukan di daerah sekitar Perumahan Total Persada dan Periuk Damai.

Camat Periuk, Maryono menyebut sejauh ini masih ada 7 RW yakni RW 008, RW 011, dan RW 013 di Kelurahan Periuk, kemudian RW 021, RW 022, dan RW 025 di Kelurahan Gebang Raya dan Kelurahan Gembor ada di RW 007, yang masuk ke Perumahan Total Persada yang masih tergenang banjir dengan ketinggian rata-rata antara 30 cm hingga ada yang 2 meter.

BACA JUGA

Banjir di Kota Tangerang Hasilkan 270 Ton Sampah

Untuk mempermudah mobilitas penduduk, Maryono menegaskan telah membangun jembatan apung yang disediakan untuk warga yang hendak mengakses rumah masing-masing yang terendam banjir.

“Kita bersama Dinas PUPR Kota Tangerang sudah membuat jembatan apung sepanjang 100 meter untuk membantu warga untuk melihat kondisi rumahnya. Dan sudah digunakan warga disini,” lanjutnya.

Maryono sendiri menegaskan bahwa pihaknya juga masih menyediakan beberapa tenda pengungsian dan juga dapur umum yang digunakan warga yang mengungsi karena rumahnya kebanjiran.

BACA JUGA

Takut Tertular Covid-19, Banyak Warga di Periuk Tangerang Enggan Mengungsi

“Sementara ini ada beberapa lokasi yang kita gunakan sebagai lokasi pengungsian seperti di GOR Total Persada Periuk dan SD Negeri Periuk. Kalau di GOR ada 500 orang pengungsi, sementara di SD ada ada 200 orang pengungsi. Kita menyiapkan makanan siang dan sore dengan total 2.000-an nasi bungkus. Personil yang kita turunkan untuk memasak di dapur umum sebanyak 20 orang. 10 orang dari Tagana dan selebihnya dari TNI,” tandasnya.

Berita terkait: