Sudah 5 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 di Sumut

Jumlah dokter yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona (Covid-19) di Sumatera Utara (Sumut), dilaporkan sebanyak 5 orang. Tenaga medis diingatkan supaya lebih meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Alwi Mujahit Hasibuan menyampaikan, menerapkan disiplin yang tinggi akan memperkecil resiko setiap dokter yang sedang melaksanakan tugasnya dari bahaya dan ancaman serangan virus corona .

“Kita prihatin karena penyebaran Covid-19 juga merenggut tenaga medis. Sudah ada beberapa orang yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Kita berharap, tidak ada lagi yang menjadi korban,” ujar Alwi Mujahit di Medan, Selasa (21/7/2020). 

Alwi mengatakan, dokter Aldreyn Asman Aboet, merupakan dokter yang terakhir meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Dokter Aldreyn mulai menjalani perawatan sejak 3 Juli 2020. Namun, segala upaya untuk menyelamatkannya tidak membuahkan hasi.

Sebelum terpapar Covid-19, dokter Aldreyn melaksanakan tugasnya di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Haji Adam Malik Medan dan Rumah Sakit Haji Medan. Belum diketahui, dimana Aldreyn terpapar corona. Selain dokter Aldreyn, dokter Maya Norismal Pasaribu juga meninggal dunia atas kasus yang sama.

Kematian dokter Aldreyn dan Maya Norismal menambah daftar jumlah korban tenaga medis akibat Covid-19. Pada pertengahan bulan Mei 2020, dokter Irsan juga meninggal dunia. Dokter RS USU ini meninggal di RS Columbia Medan.

Sebelum Irsan, ada dua orang dokter yang juga meninggal akibat Covid-19. Korban pertama adalah dokter Ucok Martin yang meninggal pertengahan Maret lalu, dan dokter Anna Maria Ulina Bukit.

Ucok Martin meninggal di tempatnya bertugas di RSUP Haji Adam Malik Medan, sedangkan Anna Maria meninggal di RS Martha Friska Medan, 4 Mei 2020. Mereka dikebumikan di pemakaman khusus Covid-19 di Simalingkar. 

Berita terkait: