Stefano Pioli Nilai Kemenangan Lawan Parma Tidak Mudah

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli menilai, kemenangan timnya atas Parma tidak diraih dengan mudah. Pasalnya Parma mampu menyulitkan mereka, terutama di babak pertama. Meski demikian, anak asuhnya juga sempat mendapat banyak peluang di babak pertama, tetapi gagal mencetak gol.

“Ini laga yang rumit karena kami tahu Parma bermain dengan tenang dan melancarkan serangan balik mematikan. Kami menciptakan sejumlah peluang di babak pertama, tetapi tidak cukup tajam dalam penyelesaian akhir,” kata Pioli kepada Sky Sport Italia sebagaimana dikutip dari Football-Italia.net .

Ia melanjutkan, “Namun, kami memberi reaksi yang bagus di babak kedua. Zlatan Ibrahimovic marah dengan dirinya karena gagal mencetak gol, tetapi kami tahu, itulah kekuatannya. Kondisi itulah yang menuntut dirinya untuk selalu memberikan yang terbaik. Ia ingin agar hal yang sama dilakukan tim. Ia menjadi seperti seekor singa di lapangan dan kemarahan seperti itu sangat positif.”

Pada bagian lain, Pioli memuji Kessie yang mencetak gol penyama kedudukan secara spektakuler dari jarak jauh di awal babak kedua. Ia, kata Pioli, menjadi tokoh kunci di lapangan tengah Milan.

“Hubungan saya dengan Franck sempat sulit di awal musim. Namun begitu kami bisa saling memahami, semuanya berubah total. Sebagai pemain, ia terus mengembangkan diri ke level tertinggi. Ia selalu menjadi pemain kunci pada situasi sulit dan laga-laga berat,” kata Pioli lagi.

Ia melanjutkan, “Kekuatan mental tim juga mengalami kemajuan karena para pemain sadar kemampuannya. Mereka terus menjaga keseimbangan dan terus menerus menjadi berbahaya di mulut gawang lawan.”

Meski akan diganti Ralf Rangnick mulai musim depan, kinerja Pioli sama sekali tidak terganggu. “Saya ingin menikmati waktu kerja saya bersama tim yang luar biasa ini karena mereka juga sangat senang dilatih,” imbuhnya.

Pioli ditunjuk sebagai pelatih Milan pada Oktober 2019 lalu menggantikkan Marco Giampalo yang dipecat hanya empat bulan sejak menggantikan Gennaro Gattuso. Ia hanya mendampingi Milan dalam tujuh laga.

Berita terkait: