Shopee Liga 1 Belum Jelas, Persib Hanya Berlatih Seminggu 3 Kali

Bola.com, Bandung – Pelatih Persib Bandung , Robert Alberts membenarkan pasukannya saat ini hanya akan menjalani latihan tiga kali dalam sepekan.

Robert membuat kebijakan itu agar untuk menjaga keseimbangan di tengah ketidakpastian Shopee Liga 1 2020.

Menurutnya, pemain sangat kelelahan, baik fisik maupun emosi karena Liga 1 2020 belum jelas kapan akan dilanjutkan, sehingga timnya hanya berlatih tiga kali dalam sepekan. Apabila latihan terus, Robert khawatir jika nanti liga benar-benar digelar, pemain akan kehabisan tenaga.

“Ada banyak yang sudah merasakan itu terutama soal mental, bukan hanya pemain, tapi orang-orang yang bekerja di sepak bola seperti official dan bahkan juga media mengalami itu. Jadi penting untuk menjaga keseimbangan,” jelas Robert Alberts usai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA, Kota Bandung, Selasa (20/10/2020).

Maka itu, kata Robert, Persib berlatih tiga hari sepekan secara berturut-turut dan setelah itu pemain mempunyai waktu berkumpul dengan keluarga.

“Jadi ketika mereka kembali berlatih lagi, mereka lebih termotivasi dan ritme itu sejauh ini dipertangung jawabkan dengan baik oleh pemain karena mereka bisa menjaga level latihan yang kami lakukan,” ujar Robert.

Lebih Bugar

shopee liga 1 belum jelas, persib hanya berlatih seminggu 3 kali
Pemain Persib Bandung saat menjalani internal game di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (10/10/2020). (Bola.com/Erwin Snaz)

Selain itu, para pemain Persib pun kembali dengan pikiran yang segar karena sudah berkumpul bersama keluarga.

“Bisa dilihat intensitas ketika latihan sangat fantastis. Dan saya sangat senang dengan apa yang dilakukan di Persib Bandung karena kami juga didukung penuh oleh manajemen,” cetus pelatih asal Belanda ini.

Dan yang pasti lagi kata Robert, program latihan tiga kali dalam sepekan itu karena ia merasa restart Liga 1 2020 tidak akan digelar dalam waktu dekat ini.

“Kami sudah mendengar itu, bahwa tidak akan ada izin. Namun semua bisa berubah dengan cepat apa yang bisa terjadi di Indonesia. Jadi kami harus tetap bersiap, jika terjadi perubahan dengan alasan lainnya kami juga mengantisipasinya,” ungkap Robert.

“Tapi seperti yang saya katakan, fokus kami saat ini adalah bersiap untuk Januari karena itu kabar utama yang kami dengar,” tambah pelatih berusia 65 tahun ini sambil mengakhiri.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Berita terkait: