Sembilan puskesmas di Makassar dijadwalkan lakukan vaksinasi serentak

Makassar – Vaksinasi untuk cegah penyebaran Coronavirus Disease 2021 (COVID-19) pada tahapan awal di 14 Januari 2021 dijadwalkan digelar secara serentak pada sembilan Puskesmas di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

“Besok pencanangannya dimulai di Puskesmas Makkasau. Akan disuntim vaksin Pj Wali Kota, Sekda, Ketua DPRD dan yang lainnya saya tidak hafal,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Agus Djaja Said saat dihubungi, Rabu.

Sementara untuk persiapan vaksinasi, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas setempat soal teknisnya termasuk pengaturan ruangan dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

Di tempat terpisah, Koordinator Bidang Imunisasi UPTD Gudang Farmasi Pengelolaan Obat Dinkes Makassar, Abdul Hafid di gudang farmasi setempat menyebut, sudah ada sembilan puskesmas yang mengambil vaksin. Distribusi vaksin jenis Sinovac buatan China itu tetap mendapat pengawalan dari aparat keamanan.

Baca juga: 30 ribu dosis vaksin COVID-19 tiba di Makassar

Baca juga: Dinkes Makassar usulkan tambah 300 vaksin COVID-19 ke Kemenkes

Sembilan Puskesmas itu, sebut dia, Puskesmas Makkasau (lokasi pencanangan) Puskesmas Andalas, Puskesmas Kaluku Bodoa, Puskesmas Manggasa, Puskesmas Antang, Puskesmas Bangkala, Puskesmas Bulurokeng, Puskesmas Sudiang Raya dan Puskesmas Tamalarea akan melaksanakan vaksinasi serentak dimulai pukul 08.00 WITA-14.00 WITA

“Masing-masing membawa 15 vial ditaruh dalam toolboks termasuk kelengkapan (suntik dan kapas). Ini yang dikasih dulu dipakai besok. Untuk pengambilan besoknya, dipakai Jumat, nanti diberikan lagi. Vaksinasi mulai Kamis, Jumat dan Sabtu. Selanjutnya, Senin lagi, ” tutur dia.

Pemberian vaksin itu, katanya, secara berangsur-ansur sesuai permintaan Puskesmas dan berkesesuaian dengan data tenaga kesehatan dalam hal ini Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang akan disuntikkan vaksin.

Saat ditanyakan jumlah vaksin yang saat ini berada di gudang farmasi Dinkes Makassar, Hafid mengungkapkan baru 3.000 vial diberikan Dinkes Sulsel, selebihnya akan didistribusikan secara bertahap, mengingat kapasitas penyimpanan tidak mencukupi, karena masih ada vaksin jenis lain yang disimpan di lemari pendingin.

“Suhunya mesti 2-8 derajat celcius. Jadi tidak semua vaksin COVID-19 bisa disimpan disini. Kalau stoknya sudah mau habis diminta lagi di Dinkes Sulsel, sesuai dengan jumlah kebutuhan,” sebut dia.

Data diperoleh dari Dinas Kesehatan Sulsel, untuk jatah Makassar sebanyak 15.840 vial sesuai dengan target sasaran SDMK. Kendati demikian, jumlah kebutuhan dan alokasi totalnya mencapai 32.200 vial. Jumlah sebaran Puskesmas di Kota Makassar tercatat 47 unit.

“Untuk tahap awal adalah tenaga kesehatan yang sudah ada panggilan dan terdata di aplikasi serta pejabat publik, vaksin selanjutnya nanti diberikan ke masyarakat dan yang membutuhkan. Saat ini Nakes dulu didahulukan,” katanya menambahkan.*

Baca juga: IDI Makassar dukung anjuran IDAI, pembukaan sekolah tunggu vaksin
 

Berita terkait: