Sebelum Belajar Tatap Muka, Banten Wajibkan Guru Tes Swab Covid-19

Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten berencana melakukan tes swab bagi para guru SMA/SMK dan sederajat. Hal itu perlu dilakukan sebelum proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dilaksanakan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk melakukan tes swab bagi para guru, sebelum KBM tatap muka dimulai.

“Saya akan koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Apakah ada tes swab buat para guru,” kata Tabrani, Jumat (20/11/2020)

Menurut Tabrani, pihaknya belum mendapatkan informasi apakah ada guru yang telah melakukan tes swab secara mandiri atau tidak. Namun tes swab perlu dilakukan untuk para guru, guna menghindari kemungkinan penyebaran Covid-19 dan memicu klaster baru di lingkungan sekolah.

“Kalau dalam perjalanannya ada kasus positif Covid-19, itu akan kami evaluasi. Kalau ditanya siapa yang bertanggungjawab, selama status kejadian luar biasa belum dicabut itu merupakan tanggung jawab pemerintah,” kata Tabrani.

Dia mengungkapkan, KBM secara tatap muka merupakan kebijakan pemerintah, dengan mempertimbangkan kondisi penyeberan Covid-19, apakah memungkinkan atau tidak. Direncanakan KBM tatap muka akan dilakukan mulai Januari 2021.

“Kalau pun ada orang tua yang keberatan sekolah tatap muka, boleh-boleh saja. Orang tua tidak setuju nanti akan kami komunikasikan kepada pihak sekolah,” ujar Tabrani.

Berita terkait: