Satgas Covid-19: Angka Kematian di Indonesia Bisa Ditekan

Satgas Penanganan Covid-19 kembali melaporkan perkembangan penyebaran Covid-19 dalam sepekan terakhir. Salah satu catatan penting adalah angka kematian akibat Covid-19 selama lima bulan ini berhasil ditekan. Sejak kasus positif pertama dilaporkan bulan Maret hingga pertengahan Juli 2020, angka kematian cenderung menurun.

Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menjelaskan, pada awal dilaporkannya kasus di Indonesia pada bulan Maret 2020, angka kematian rata-rata nasional adalah 4,89 persen dari kasus positif. Angka ini sempat naik di bulan April rata-rata 8,64 persen, tetapi kemudian terus menurun di bulan Mei 6,68 persen, lalu Juni turun lagi 5,56 persen, dan Juli hingga tanggal 19 menjadi 4,86 persen.

“Kita melihat pergerakannya (angka kematian) dari awal sampai sekarang semakin menurun. Ada progres di sini, angka kematian bisa kita tekan sehingga terakhir terlihat kematian terendah di 19 Juli adalah 4,72 persen atau rata-rata nasional 4,86 persen,” kata Dewi pada dialog di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Meski cenderung menurun, tetap menurut Dewi, angka ini sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan angka kematian rata-rata dunia yaitu 4,2 persen. Ini jadi pekerjaan rumah bagaimana semua pihak untuk menurunkan angka kematian ini lebih rendah lagi.

Sementara angka kesembuhan selama lima bulan ini juga menunjukkan progres mengembirakan. Jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 terus meningkat. Di bulan Maret rata-rata kesembuhan 3,84 persen dari kasus konfirmasi positif, kemudian terus meningkat menjadi 9,79 persen di bulan April, 21,97 persen bulan Mei, lalu 37,19 persen bulan Juni, dan 47,30 persen bulan Juli.

 

Berita terkait: