Sahroni Dukung Penuh KPK Cegah Korupsi

– Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung penuh berbagai program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah korupsi. Sahroni tidak sependapat dengan anggapan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyebut KPK telah dikebiri.

“Mungkin ICW hanya melihat kinerja KPK dari berapa banyak koruptor yang ditangkap, padahal kita semua sepakat, yang harus digenjot oleh KPK adalah fungsi pencegahan. Bagaimana orang tidak bisa leluasa lagi melakukan korupsi,” kata Sahroni, di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

BACA JUGA

Sahroni Apresiasi KPK yang Berhasil Selamatkan Rp 90,5 Triliun Uang Negara

Menurut Sahroni, KPK telah memiliki Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stratnas PK) yang telah dilakukan oleh 54 kementerian/lembaga di 34 provinsi, dan 508 kabupaten/kota. Adapun pencapaian dari program ini, 58,52% dalam kategori baik.

“Dari sini saja kita bisa lihat bahwa KPK makin ke sini makin proaktif masuk ke banyak lini di pemerintahan, baik pusat maupun daerah untuk mengawasi dan memastikan sistem yang tak bercelah untuk melakukan korupsi,” ujar politikus Partai Nasdem ini.

Sahroni menambahkan melalui program tersebut, para koruptor juga akan semakin sulit untuk melakukan korupsi, hingga menyebabkan angka kasus berkurang.

“Kalau dengan fungsi pengawasan yang ketat ini orang-orang jadi susah korupsi, ya otomatis kasus OTT (operasi tangkap tangan) juga berkurang kan. Jadi saya rasa kita harus melihat hal ini dengan lebih holistik,” tegas Sahroni.

Berita terkait: