Rusia Raih Persetujuan Uji Coba Vaksin Covid-19 di India

Dana Investasi Langsung Rusia (The Russian Direct Investment Fund/RDIF) dan Dr Reddy’s Laboratories Ltd telah menerima persetujuan untuk melakukan uji klinis tahap akhir vaksin Covid-19 milik Rusia di India. Demikian dikatakan sovereign wealth fund pada Sabtu (17/10/2020).

Uji coba skala besar vaksin Sputnik V di India sebelumnya dibatalkan regulator India. Pasalnya, skala uji coba Fase I dan II yang dilakukan di Rusia awal tahun 2020 terlalu kecil, sehingga meminta untuk diulang.

“Menyusul kesepakatan baru, India sekarang akan melakukan uji klinis pada manusia fase II dan III yang melibatkan 1.500 peserta,” kata RDIF, yang memasarkan vaksin di luar negeri, Sabtu.

BACA JUGA

Tanpa Uji Fase 3, Vaksin Covid-19 Rusia yang Kedua Disetujui

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Dr Reddy’s akan melakukan uji klinis dan melakukan distribusi vaksin di India. RDIF akan memasok 100 juta dosis untuk Dr Reddy.

Rusia, negara pertama yang memberi persetujuan vaksin corona juga melakukan uji coba Fase III Sputnik V di Belarus, Venezuela, dan Uni Emirat Arab.

RDIF telah mencapai kesepakatan dengan produsen India untuk menghasilkan 300 juta dosis suntikan.

Uji coba Fase III yang melibatkan 40.000 peserta saat ini sedang berlangsung di Moskow, dengan 16.000 orang telah menerima dosis pertama vaksin dari dua suntikan. Hasil sementara diharapkan dipublikasikan pada awal November.

Regulator India telah setuju untuk memasukkan data, yang disediakan oleh Rusia setiap minggu, dari uji coba Moskow. Demikian dikatakan sumber yang mengetahui kesepakatan itu kepada Reuters.

Rusia juga telah mencapai kesepakatan dengan Departemen Bioteknologi Kementerian Sains dan Teknologi India untuk menggunakan laboratoriumnya sebagai basis uji klinis India.

Berita terkait: