RS Columbia: Wali Kota Pematang Siantar Meninggal Bukan Karena Covid-19

Pihak Rumah Sakit (RS) Columbia Medan mengeluarkan surat yang menyebutkan Wali Kota Pematang Siantar terpilih Asner Silalahi, meninggal dunia bukan karena positif Covid-19 .

Berdasarkan hasil laboratorium atas sampel nasopharynx dan oropharyngeal swab Asner Silalahi, yang diambil tenaga kesehatan dan dikirimkan ke laboratorium pada, Selasa (12/1/2021) kemarin.

Hasil pemeriksaan terhadap Asner Silalahi tersebut, sesuai yang beredar di tengah kalangan wartawan pada, Rabu (13/1/2021) malam, akhirnya menyatakan Asner Silalahi negatif Covid-19.

BACA JUGA

Diduga Akibat Covid-19, Wali Kota Terpilih Kota Pematang Siantar Meninggal Dunia

Ketua Nasdem Sumut, Iskandar ST membenarkan Asner Silalahi meninggal dunia di Rumah Sakit Columbia Medan. Nasdem menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Asner Silalahi.

“Kami mewakili segenap dari keluarga besar Partai Nasdem turut kehilangan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Seperti diketahui, pilkada di Kota Pematang Siantar, hanya diikuti pasangan tunggal, Asner Silalahi-Susanti Dewayani. Pasangan ini didukung oleh seluruh parpol pemilik kursi parlemen di DPRD Siantar yakni PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, Demokrat, PKPI, dan PAN yang menguasai total 30 kursi yang ada di DPRD Siantar.

Setelah pelaksanaan pesta demokrasi itu, Ketua KPU Kota Pematang Siantar, Daniel Sibarani mengumumkan, pasangan Asner Silalahi-Susanti Dewayani meraih 87.733 suara, dan berhasil mengalahkan kotak kosong dengan jumlah 25.560 suara. Sedangkan jumlah daerah pemilih tetap (DPT) di Siantar sebanyak 180.490 pemilih.

Berita terkait: