Ronald Koeman keluhkan kurangnya rasa hormat dari pemain Getafe

Jakarta – Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengeluh tentang “kurangnya rasa hormat” ketika timnya menelan kekalahan mengejutkan 0-1 atas Getafe dalam lanjutan La Liga pada Minggu dini hari WIB.

Pernyataan pelatih Belanda tersebut khususnya tertuju kepada bek Getafe asal Prancis Allan Nyom, yang diklaim menghinanya.

Koeman menerima kekalahan pertamanya sebagai pelatih Barca pada Minggu setelah Getafe menang tipis berkat penalti Jaime Mata pada menit ke-56.

Baca juga: Barcelona tumbang di kandang Getafe

Itu adalah kemenangan liga pertama Getafe atas raksasa Spanyol tersebut dalam 16 pertandingan sejak November 2011.

Koeman, yang menggantikan Quique Setien di awal musim, kurang terkesan dengan perilaku bek Getafe tersebut.

“Saya mengatakan kepadanya (pelatih Getafe Jose Bordalas) bahwa pemain nomor 12-nya (Nyom) telah menunjukkan rasa kurang hormat kepada saya, ia telah mengatakan dua atau tiga hal yang sangat buruk kepada saya yang tidak akan saya ulangi. Ia menghina saya,” kata Koeman pasca pertandingan yang dikutip Goal pada Minggu (18/10).

“Saya memberi tahu Bordalas bahwa ia perlu berbicara dengan pemainnya, karena kami tidak bisa mentolerir perilaku seperti itu dalam sepak bola modern.”

Tak lama setelah itu, Bordalas merespons dan mengatakan bahwa ia ragu pemainnya tersebut melakukan hal demikian.

Baca juga: Hasil-klasemen Liga Spanyol: Real Madrid, Barcelona kompak terpeleset

“Saya di sini untuk berbicara tentang sepak bola, bukan tentang kontroversi. Saya belum berbicara dengan Nyom, saya akan berbicara dengannya, saya akan melakukannya besok, tetapi saya ragu Nyom melakukan itu, saya mengenalnya dengan baik.”

“Ia sangat kompetitif, tetapi ia orang penuh rasa hormat. Saya tidak mengizinkan perilaku buruk di para pemain saya, dan saya ragu Nyom menghinanya (Koeman).”

Nyom menjadi pemain yang paling banyak melakukan pelanggaran sepanjang laga tersebut sebanyak delapan kali.

Ia juga terlibat insiden dengan Ansu Fati saat pemain remaja itu jatuh di kotak penalti. Fati meminta tendangan penalti akibat dijatuhkan Nyom, tetapi ia justru marah kepada Fati yang sedang terkapar.

Kekalahan ini membuat Barcelona turun satu peringkat ke posisi sembilan klasemen dengan mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan.

Sedangkan Getafe bertengger di peringkat kedua dengan 10 poin dari lima pertandingan.

Baca juga: Ronald Koeman: Barcelona lebih baik dari yang orang perkirakan
Baca juga: Ronald Koeman girang lihat penampilan mengesankan Ansu Fati

Berita terkait: