Ribuan Perusahaan Sudah Daftar, Kadin Tunggu Regulasi Vaksinasi Mandiri

Perusahaan atau pelaku usaha penuh antusias mengikuti program vaksinasi gotong royong atau vaksinasi mandiri .

Menurut Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani, selama dua pekan membuka pendaftaran, sebanyak 6.689 perusahan sudah menyatakan bersedia untuk berpartisipasi dalam program tersebut.

“Perusahaan yang mendaftar berasal dari berbagai sektor, ada yang padat karya, perbankan, transportasi, segala macam sektor ada. Tidak hanya perusahaan besar, UMKM juga diperbolehkan untuk berpartisipasi” kata Shinta Widjaja Kamdani dalam acara dialog Menyongsong Vaksin Gotong Royong secara virtual, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA

Jokowi: Indonesia Negara Pertama di Asia Tenggara yang Memulai Vaksinasi Covid-19

Dikatakan Shinta, pelaksanaan vaksinasi gotong royong tersebut saat ini masih menunggu regulasi yang tengah disusun Kementerian Kesehatan terkait dengan importasi vaksin dan juga aturan pelaksananya.

Dari arahan pemerintah, vaksin yang akan digunakan pada vaksinasi gotong royong tidak akan menggunakan merek vaksin yang sama dengan program vaksinasi Covid-19.

BACA JUGA

Ketua DPR Ajak Parlemen Dunia Pastikan Akses dan Distribusi Vaksin Covid Merata

“Kami masih menunggu aturan main dari pemerintah, jadi nanti pelaksanaannya seperti apa,” kata Shinta.

Saat ini, pendaftaran tahap pertama untuk perusahaan yang ingin berpartisipasi dalam program vaksinasi gotong royong telah ditutup. Kadin masih menggu aturan dari pemerintah tersebut sebelum nantinya kembali membuka pendaftaran.

“Pada saat ini kami sudah menutup pendaftaran tahap pertama karena kami mau menunggu dulu aturan pelaksanaannya dari pemerintah. Jadi nanti kita evaluasi dulu, baru nanti kita lihat apakah perlu dibuka kembali untuk tahap berikutnya,” kata Shinta.

Berita terkait: