Rencana Penerbangan “Normal” Singapura-Hong Kong Ditunda

Rencana penerbangan Singapura-Hong Kong tanpa karantina atau yang disebut dengan travel bubble ditunda selama dua minggu karena kasus harian Covid-19 di Hong Kong naik.

Travel bubble Singapura-Hong Kong seharusnya mulai berlaku hari ini, Minggu (22/11/2020) tetapi ditunda karena kasus Covid di Hong Kong naik ke 43 kasus pada hari Sabtu (21/11/2020) dari 26 kasus sehari sebelumnya.

Dalam pernyataan resminya, otoritas penerbangan Singapura mengatakan penundaan dilakukan demi keamanan kesehatan publik di kedua kota.

Situasi ini akan dikaji kembali dan tanggal baru akan diumumkan pada bulan Desember.

Travel bubble ini memungkinkan penumpang berpergian ke Singapura dan Hong Kong secara “normal”. Penumpang tidak perlu menjalani isolasi saat tiba dan hanya perlu menjalani tes Covid-19 sebelum berangkat dan saat tiba. Tidak ada pembatasan terkait tujuan perjalanan atau persyaratan khusus, seperti rencana perjalanan ( controlled itinerary ) atau memiliki sponsor/penanggung jawab di negara tujuan. Namun, penumpang tidak boleh memiliki riwayat perjalanan ke luar Hong Kong/Singapura 14 hari sebelum perjalanan.

Di tahap awal, penerbangan akan dibatasi satu kali per hari dengan batas penumpang maksimal 200 orang per penerbangan. Jika perkembangan Covid-19 tidak memburuk di kedua kota, maka jumlah penerbangan akan ditambah menjadi dua kali per hari mulai 7 Desember 2020.

Berita terkait: