Raih Gelar Kesembilan, Djokovic Semakin Cinta Arena Rod Laver

Novak Djokovic menyatakan, rasa terima kasih kepada penggemarnya dari lapangan biru arena Rod Laver setelah meraih gelar Australia Terbuka kesembilan kalinya. Ia mengaku, semakin cinta dengan lokasi tersebut setelah menorehkan kemenangan.

Kemenangan petenis nomor satu dunia versi ATP itu atas Daniil Medvedev menambah jumlah gelar grand slam menjadi 18, hanya terpaut dua gelar dari 20 gelar milik Roger Federer dan Rafael Nadal.

“Saya ingin terima kasih kepada lapangan ini. Saya ingin terima kasih kepada Rod Laver Arena. Aku semakin mencintaimu setiap tahunnya. Ini adalah hubungan cinta yang terus berkembang. Terima kasih banyak,” kata petenis Serbia itu, demikian Reuters melaporkan, Minggu (21/2/2021).

BACA JUGA

Djokovic Raih Gelar Australia Terbuka Kesembilan

Dia juga mengungkapkan terima kasih kepada penyelenggara atas “upaya besar” untuk menjadi tuan rumah grand slam di tengah pandemi Covid-19.

“Ada banyak perasaan campur aduk tentang apa yang terjadi dalam sebulan terakhir ini dengan petenis datang ke Australia. Tapi saya pikir ketika kami akhirnya bertanding, ini adalah turnamen yang sukses bagi penyelenggara,” ungkapnya.

Ia juga menghargai upaya timnya dan menyebut secara khusus fisioterapisnya Ulises Badio karena membantunya pulih dari keram perut yang dideritanya pada pertandingan putaran ketiga.

Djokovic juga memberikan semangat untuk Medvedev, yang catatan kemenangan beruntun 20 kalinya, ia akhiri dalam babak final malam ini.

“Saya sangat menyukai Daniil sebagai pribadi, di luar lapangan dia hebat. Selalu sangat ramah di lapangan, dia jelas salah satu pemain terberat yang pernah saya hadapi dalam hidup saya,”

“Ini hanya masalah waktu saat Anda (Medvedev) bisa memenangi grand slam . Jika Anda tidak keberatan menunggu beberapa tahun lagi,” katanya kepada unggulan keempat Medvedev.

“Saya ingin semua orang menghargai apa yang telah dia lakukan, 20 kemenangan beruntun dalam beberapa bulan terakhir. Luar biasa,” katanya menambahkan.

Pemenang ATP Finals Medvedev mengakui, ini bukan hari terbaiknya dan berharap dia segera memegang trofi grand slam setelah kalah di final besar keduanya lawan Nadal di AS Terbuka 2019.

“Tidak pernah mudah untuk berbicara ketika baru saja kalah di final grand slam . Tapi saya akan berusaha melakukan yang terbaik, lebih baik daripada di lapangan, saya harap demikian,” ujar Medvedev.

Berita terkait: