Puan Maharani Tekankan Pentingnya Kerja Sama Internasional Tangani Pandemi Covid-19

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani menegaskan, pentingnya kerja sama internasional untuk mengatasi pandemi Covid-19. Menurut Puan, kerja sama internasional sangat baik dilakukan di tengah berbagai tantangan global yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, kemiskinan dan kesenjangan sosial, ketimpangan gender, konflik dan perang, serta perkembangan teknologi informasi.

“Pandemi global ini menyadarkan akan pentingnya kerja sama internasional dalam menangani masalah bersama ini. Saat ini kerja sama internasional telah menjadi kepentingan nasional masing-masing negara,” kata Puan dalam pertemuan virtual The Prepatory Committee of The Fifth World Conference of Speakers of Parliament (5WCSP) di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta , seperti ditulis Selasa (23/2).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menyampaikan pandangannya bahwa agenda 5WCSP kali ini diadakan pada saat yang tepat, yaitu di saat dunia menghadapi tantangan besar untuk mengatasi pandemi Covid-19. Menurutnya, acara ini akan menjadi forum yang bermanfaat untuk mempererat kemitraan global, dan memperkuat solidaritas bersama.

Termasuk untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kepemimpinan parlemen untuk berkontribusi menangani pandemi, dan melakukan pemulihan pasca pandemi yang sejalan dengan pencapaian SDGs, perubahan iklim, dan pemberdayaan perempuan.

“Kerja sama internasional merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan sebagai upaya meneguhkan kembali komitmen kita akan prinsip multilateralisme yang menjunjung tinggi solidaritas dan kolaborasi,” ujar pimpinan parlemen perempuan pertama di Indonesia itu.

Selanjutnya

puan maharani tekankan pentingnya kerja sama internasional tangani pandemi covid-19

Pertemuan the World Conference of speakers of Parliament diadakan setiap lima tahun dan merupakan pertemuan puncak Inter-Parliamentary Union (IPU). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama Parlemen dunia. Pertemuan mendatang direncanakan diadakan di Wina, tanggal 6-9 September 2021. Selain pertemuan utama 5WCSP, pada kesempatan itu akan diadakan pula Summit of Women Speakers of Parliament (SWSP).

Pertemuan dipimpin oleh Presiden IPU Duarte Pacheco dan dihadiri oleh 19 anggota Preeparatory Committee, yang merupakan Speaker dan Presiden Parlemen berbagai negara. Preparatory Committee ini bertugas menyiapkan pertemuan utama 5WCSP terkait substansi, tema, format, dan hasil pertemuan.

Puan merupakan satu-satunya pimpinan Parlemen dari Asia Tenggara yang menjadi bagian dari Preparatory Committee. Pada pertemuan Preparatory Committee ini, Puan juga diminta untuk menyiapkan SWSP, bersama beberapa Pimpinan Parlemen perempuan lainnya.

Terkait konferensi, Puan mengusulkan tema ‘Kepemimpinan Parlemen dalam masa pemulihan pasca pandemi Covid-19’. “Tema ini akan memberikan pandangan ke depan bagaimana parlemen dapat berkontribusi dan menjadi bagian dari solusi penyelesaian pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Baca juga:
WNA Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 1.000
Sebagian Warga Jabar Masih Ragu Kehalalan Vaksin Covid, Ridwan Kamil Lakukan Cara Ini
Gotong Royong Menuju Percepatan Herd Immunity Terhadap Covid-19
Kantor Bupati Lebak Ditutup Setelah 25 Pegawai Positif Covid-19
Wapres Ma’ruf Amin: Fenomena Tak Percaya Covid-19 Menghambat Perkembangan Peradaban
Positif Covid-19, Istri, Menantu hingga Cucu Wali Kota Balikpapan Dirawat di RS
INFOGRAFIS: Formulir Resmi Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Berita terkait: