Proyek Apple3 Condovilla Bidik Kalangan Milenial

Emiten properti, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali melebarkan sayapnya dengan mengembangkan Apple3 Condovilla, melalui anak perusahaan, PT Kalibata Inovasi Maju kerja sama operasi (KSO) dengan PT Java Teakfurn.

Pengembangan proyek apartemen low rise senilai Rp 300 miliar ini, ditandai dengan kegiatan groundbreaking Apple3 Condovilla, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Selatan, Sabtu (21/11/2020). Sebagai kontraktor telah ditunjuk PT Structural Precast Concrete Indonesia (JHS Group) untuk pekerjaan pemasangan tiang pancang.

BACA JUGA

DADA Garap Proyek Rp 300 Miliar di Kawasan Lebak Bulus

Direktur Utama PT Kalibata Inovasi Maju, Bayu Setiawan mengatakan, apartemen low rise masih diminati pasar dikarenakan memiliki tingkat kepadatan penghuni yang rendah.

“Bandingkan dengan apartemen high rise dengan tingkat kepadatan penghuni yang tinggi seperti terlihat pada suasana tempat parkirnya yang padat pula. Tentunya, apartemen low rise lebih nyaman,” ujarnya.

BACA JUGA

Pengembang, Perbankan dan Tokoh Raih IPBA XV 2020

Menurut Bayu, Appl3 Condovilla membidik kalangan milenial sebagai target pasar. Terlebih, perseroan baru saja mendapat penghargaan IPBA XV 2020 sebagai The Best Residence for Millenials in The Life of a New Era .

“Kami sangat tahu keinginan milenial. Saat ini, fasilitas yang diinginkan milenial baik internal dan eksternal tersedia di Apple3 Condovilla. Saat ini, Apple3 Condovilla merupakan hunian favorit kaum milenial. Pasalnya, lebih dari 80 persen konsumen kami adalah milenial,” jelasnya.

BACA JUGA

Penjualan Apple3 Condovilla Tak Terdampak Pandemi

Bayu menambahkan, Apple3 Condovilla ini akan dikembangkan dengan 6 menara setinggi 4 lantai dengan total 530 unit. Dimana setiap unit memiliki ceiling yang tinggi floor to floor 5 meter, sehingga dapat menempatkan kamar tidur di mezanin , konsumen beli studio dapat 1 bedroom .

“Adapun harga unit yang kami tawarkan dari Appl3 Condovilla ini per unitnya mulai dari Rp 600 jutaan sampai dengan Rp 1 miliar,” pungkasnya.

Berita terkait: