Proses Hukum 2 Petugas Lapas Tangerang Tetap Berlanjut Meski Cai Changpan Tewas

Kabar tewasnya narapidana Cai Changpan yang kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang hingga kini masih terus disidik oleh petugas kepolisian dan tim khusus dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham dengan melakukan autopsi untuk memastikan jasad tersebut adalah sang narapidana itu. Namun demikian, proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga membantu pelarian Cai Changpan akan terus dilanjutkan.

Hal itu diungkapkan Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Banten, R Andika Dwi Prasetya kepada , Minggu (18/10/2020).

“Proses hukum terhadap petugas lapas yang kemarin dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian akan tetap berlanjut walaupun napi yang melarikan diri itu (Cai Changpan, red) sudah ditemukan dalam keadaan meninggal. Nah menyangkut bagaimana proses selanjutnya, ya kita serahkan kepada mekanisme penyelesaian secara hukum yang bersangkutan, prosesnya tetap jalan terus, tentunya sampai keputusan pengadilan nanti. Pengungkapan benar atau tidak dia terlibat kan nanti di pengadilan saat digelar persidangan,” ungkap Andika.

BACA JUGA

Cai Changpan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Ditambahkan Andika, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan terus kooperatif dengan pihak kepolisian terkait pengungkapan kasus pelarian Cai Changpan dari Lapas Kelas 1 Tangerang, termasuk bila memang ada petugas lapas lainnya yang mungkin saja terkait dengan kasus kaburnya narapidana itu.

“Kami akan tetap koorperatif dengan penyelidikan kasus pelarian narapidana tersebut. Dan hingga saat ini, kami masih bebas tugaskan dua petugas lapas tersebut dengan ditarik ke Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Banten untuk terus diselidiki kemungkinan kelalaian yang diperbuat 2 petugas tersebut, atau bila mungkin ada yang lainnya. Namun tetap semua atas dasar praduga tak bersalah. Dan menunggu proses hukum di pengadilan nantinya, termasuk sanksi kepada yang bersangkutan. Dan sejauh ini dua petugas tersebut masih terus intensif diperiksa dan tidak ditahan karena masuk kategori kelalaian dan ancaman hukumannya di bawah 5 tahun,” tandasnya.

Berita terkait: