Program Padat Karya Ditjen Hubdat Bantu Warga Terdampak Covid-19

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat ( Ditjen Hubdat ) Kementerian Perhubungan ( Kemhub ) melibatkan ratusan warga setempat dalam program padat karya di Terminal Bus Tipe A Cilacap, Jawa Tengah. Program ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 .

“Program padat karya ini merupakan bentuk kepedulian Ditjen Hubdat terhadap masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19. Kegiatan padat karya ini berfungsi untuk memberikan tambahan penghasilan kepada masyarakat, sehingga daya beli dan kesejahteraan bisa meningkat,” kata Dirjen Budi Setiyadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2020).

Sejak mewabahnya virus corona , lanjutnya, banyak karyawan maupun pekerja dirumahkan dan di-PHK. Hal ini menyebabkan berkurangnya daya beli sebagian masyarakat. Untuk itu, padat karya diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Menurut Dirjen Budi, kegiatan padat karya ini juga sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pak Presiden pada kondisi sekarang ini mendorong semua kementerian ataupun pemerintah menggunakan anggarannya untuk dapat langsung menyalurkan kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19,” jelasnya.

Hal ini juga sesuai dengan Permenhub Nomor 73 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Padat Karya di Lingkungan Kemhub yang menyatakan pelaksanaan kegiatan padat karya diharapkan mengikutsertakan pekerja setempat.

Adapun program padat karya di Cilacap melibatkan sebanyak 250 warga setempat. Pekerjaan yang dilakukan pada Terminal Bus Tipe A Cilacap di antaranya pembersihan area terminal dan pekerjaan pengecatan kantin terminal.

Diketahui, program padat karya Ditjen Hubdat dilaksanakan di 33 provinsi, 250 kabupaten/kota, dan 400-an desa, dengan anggaran sebesar Rp 46 miliar.

Berita terkait: