Program Kartu Prakerja di Bengkulu Diikuti 71.243 Peserta

Program kartu prakerja di Bengkulu hingga gelombang 9 telah diikuti sebanyak 71.243 orang peserta. Mereka terdaftar dan telah menerima uang insentif dari pemerintah.

“Minat masyarakat Bengkulu untuk mengkuti program kartu prakerja cukup tinggi sampai gelombang 9 sudah mencapai 71.243 orang, tersebar di sejumlah daerah di Bengkulu. Mereka telah mendapatkan uang insentif dari pemerintah,” kata Kasubbag Umum dan Perlengkapan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Eka Hafis Supriyatna melalui Koordinator Posko Prakerja, Widhiswastya, di Bengkulu, Minggu (18/10/2020).

Peserta program kartu prakerja di Bengkulu, katanya terbanyak berasal dari Kota Bengkulu tercatat 23.839 orang, kemudian disusul Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 10.997 orang, Kabupaten Bengkulu Utara 8.747 orang, Kabupaten Kepahiang 5.985 orang, Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 4.336 orang.

Selanjutnya Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 4.829 orang, Kabupaten Seluma 4.749 orang, Kabupaten Kaur sebanyak 3.346 orang, Kabupaten Lebong 2.420 orang, dan Kabupaten Mukomuko sebanyak 1.995.

Warga Bengkulu yang tercatat sebagai peserta program kartu prakerja berasal dari berbagai kalangan, di antaranya karyawan yang terkena PHK, mahasiswa, masyarakat umum dan para pelaku usaha UMKM yang berada di sejumlah kabupaten dan kota di Bengkulu.

Terkait batas kapan program kartu prakerja ini akan berakhir, Widhiswastya mengatakan, sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah bahwa pendaftaran prakerja ditutup atau belum, setelah selesai penerimaan gelombang 10 nanti.

Namun, kabar sementara yang didapatkan pihaknya untuk gelombang 11 hanya mengakomodir peserta yang gugur karena tidak mengikuti pelatihan. Pasalnya, banyak peserta dinyatakan gugur karena tidak mengikuti pelatihan pada gelombang sebelumnya.

“Jadi, mereka yang gugur karena tidak mengikuti pelatihan pada gelombang sebelumnya akan diterima lagi pada gelombang 11. Namum, kapan penerimaan gelombang 11 sampai sekarang informasinya belum ada. Yang jelas, jika ada penerimaan gelombang 11 akan disampaikan ke masyarakat,” ujarnya.

Berita terkait: