Presiden Jokowi Ingatkan “Aturan Main” Pemecatan Jika Terjadi Karhutla

– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran pejabat baru di lingkungan TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya tentang “aturan main” apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) di tempat mereka bertugas.

Disebutkan, “aturan main” itu dibuat setelah terjadi kebakaran hutan besar pada tahun 2015 di Indonesia.

“Aturan mainnya tetap sama. Belum saya ganti. Saya kira, kita masih ingat semuanya kalau yang ikut rutin setiap tahunnya pertemuan seperti ini dengan saya, pasti masih ingat, yaitu dicopot, yaitu diganti,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2/2021).

BACA JUGA

Jokowi: Puncak Kebakaran Hutan Agustus hingga September

Ia mengatakan, “aturan main” itu disampaikan untuk mengingatkan para pejabat agar tidak lupa pada aturan yang sudah disepakati pada tahun 2016.

“Pada tahun 2016 kita punya kesepakatan. Kesepakatannya adalah bagi Pangdam, Kapolda, Kapolres, Danrem, dan Dandim yang baru agar tahu dan aturan mainnya masih tetap sama. Jadi, kalau di wilayah saudara-saudara ada kebakaran dan membesar, dan tidak tertangani dengan baik,” katanya.

BACA JUGA

Jokowi Bangga 5 Tahun Karhutla RI Tidak Dibahas di Asean Summit

Menurut Presiden Jokowi, apa yang disampaikannya terkait “aturan main” harus dipahami meskipun sudah disampaikan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Jelas, meskipun saya baru perintah kepada Panglima dan Kapolri saat itu, baru dua kali. Jadi, kali ini saya ulang lagi, hanya untuk pejabat-pejabat yang baru agar tahu aturan ini,” ujarnya.

Berita terkait: