Potret Pedagang Mainan Anak yang Bertahan Menghadapi Pandemi

Potret Pedagang Mainan Anak yang Bertahan Menghadapi Pandemi Kamis, 25 Februari 2021 21:27:00 Reporter : Merdeka

  • Potret Pedagang Mainan Anak yang Bertahan Menghadapi Pandemi. Pak Umar sudah sejak lama dari tahun 1974 menjadi penjual mainan anak-anak dari kayu hanya dengan bermodal Rp800 rupiah. Ia juga mengaku tidak terlalu berdampak saat pandemi virus corona Covid-19 melanda Indonesia. Marsyaad atau biasa dipanggil Pak Umar (79) saat membuat mobil-mobil dari kayu di toko mainan miliknya di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

    Marsyaad atau biasa dipanggil Pak Umar (79) saat membuat mobil-mobil dari kayu di toko mainan miliknya di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

    ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

    • Marsyaad atau biasa dipanggil Pak Umar (79) saat membuat mobil-mobil dari kayu di toko mainan miliknya di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (25/2/2021).
    • Pak Umar sudah sejak lama dari tahun 1974 menjadi penjual mainan anak-anak dari kayu hanya dengan bermodal Rp800 rupiah.
    • Pak Umar juga mengaku tidak terlalu berdampak saat pandemi virus corona Covid-19 melanda Indonesia.
    • Ia justru mengaku mainan anak yang dibuatnya banyak permintaan dan dikirim ke beberapa daerah di Pulau Jawa.
    • Marsyaad atau biasa dipanggil Pak Umar saat melayani pembeli di toko mainan miliknya di kawasan Kalibata.

    Berita terkait: