Polisi Tunggu Hasil

Polisi masih menunggu hasil swab test terhadap 47 orang demonstran yang reaktif untuk memastikan apakah mereka positif Covid-19 atau tidak. Mereka telah dibawa dan diisolasi, di Rumah Sakit Wisma Atlet.

“Hasilnya (swab test) belum. Ya masih menunggu,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Minggu (18/10/2020).

Berdasarkan catatan, Polda Metro dan Polres jajaran mengamankan 1.192 orang pasca-kerusuhan massa, di Jakarta dan sekitarnya, Kamis (8/10/2020) lalu. Setelah diperiksa rapid test , 34 orang reaktif dan 10 diantaranya positif Covid-19. Sementara itu, pada demo Selasa (13/10/2020) kemarin, polisi mengamankan 1.377 orang dan 47 orang diantaranya reaktif. Mereka telah menjalani swab test , namun hasilnya belum keluar.

BACA JUGA

Klaster Unjuk Rasa Sulit Dilacak

Yusri mengungkapkan, artinya menurut data itu setiap aksi unjuk rasa ada yang reaktif Covid-19. “Itu yang saya sampaikan dari kemarin bahwa setelah kita evaluasi setiap kegiatan adanya unjuk rasa pasti ada yang kita temukan. Ini yang kita rapid test adalah orang-orang yang kita amankan. Bagaimana kalau semuanya itu di rapid test ? Diamankan saja sudah banyak yang reaktif,” ungkapnya

Yusri mengatakan, aksi unjuk rasa berpotensi besar membuat klaster baru karena massa pasti berkerumun. “Yang jadi pertanyaan sekarang kalau mereka bergabung dengan teman-teman yang lain yang belum di rapid test , yang kemarin unjuk rasa dan dia ternyata positif, apa tidak membawa klaster itu? Bikin klaster jadinya,” katanya.

Yusri mengimbau, aksi unjuk rasa jangan sampai membuat klaster baru karena penyebaran pandemi Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya masih cukup tinggi.

BACA JUGA

Pengamanan Demo, 8 Anggota Polisi Terpapar Covid-19 di Bekasi

“Jangan jadikan klaster. Jakarta sudah makin tinggi. Demo itu sudah dibuktikan hasil (rapid test) mereka yang kita amankan saja sudah banyak yang reaktif, bagaimana semuanya,” ucapnya.

Menyoal upaya tracing, Polda Metro dan Polres jajaran telah melakukan swab test kepada anggota yang mengamankan 10 orang yang telah dinyatakan positif. Hasil swab testnya negatif. “Ya sudah diswab. Karena itu kan klaster juga, kita juga takut tertular,” katanya.

Berita terkait: