Polisi Limpahkan Berkas Rizieq dalam Kasus Megamendung dan Petamburan

— Mabes Polri telah mengirimkan dua berkas kasus Rizieq Syihab (RS) dalam kasus Megamendung dan Petamburan. Polisi tinggal menunggu jawaban jaksa.

“Kamis tanggal 14 Januari 2021 pukul 11.15 WIB, penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah melakukan Tahap 1, yaitu penyerahan berkas perkara RS yang diterima oleh Kasubdit Kamneg Kejagung,” kata Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri Kamis (14/11/2020).

Seperti diberitakan Rizieq saat ini berstatus tersangka dalam tiga kasus berbeda. Dalam kasus swab di RS Ummi Bogor, Rizieq jadi tersangma bersama dengan Muhammad Hanif Alatas (menantu Rizieq) dan Andi Tatat (Dirut Rumah Sakit Ummi Bogor).

Mereka dijerat Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit dengan ancaman pidana 6 bulan-1 tahun penjara.

Lalu Pasal 14 dan 15 UU 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana tentang menyiarkan berita bohong dan menerbitkan keonaran dengan ancaman pidana 10 tahun.

Pasal 216 KUHP dengan sengaja tidak mengikuti perintah yang dilakukan menurut UU atau dengan sengaja menghalangi tindakan pejabat dengan ancaman 4 bulan penjara.

BACA JUGA

Penahanan Rizieq Dipindah ke Bareskrim Polri

Sebelumnya Rizieq juga menjadi tersangka kerumunan di Megamendung sebab bekas imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu sebagai penyelenggara sekaligus penanggung jawab.

Untuk kasus ini Rizieq dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP.

Lalu Rizieq juga sudah menjadi tersangka dan ditahan di Polda Metro dengan Pasal 160 KUHP tentang hasutan melakukan tindak pidana dan Pasal 216 KUHP tentang melawan petugas terkait kasus Petamburan.

Berita terkait: