Polisi Belgia Sita Hampir 28 Ton Kokain

Polisi di Belgia telah menyita hampir 28 ton kokain dengan nilai jalan 1,4 miliar euro (US$ 1,65 miliar atau Rp 23,86 triliun). Seperti dilaporkan CNN , Selasa (6/4/2021), penyitaan berhasil dilakukan setelah polisi mendapatkan akses ke jaringan telepon terenkripsi yang digunakan oleh penjahat.

“Dalam enam pekan, sejak 20 Februari, polisi menyita 27,64 ton kokain di pelabuhan Antwerpen, termasuk rekor pengiriman hampir 11 ton semalam dari 2-3 April,” kata Polisi Federal Belgia.

Polisi menyatakan aparat memperoleh akses ke pesan terenkripsi dari layanan pesan terenkripsi yang disebut Sky ECC, yang mengungkapkan informasi rinci tentang pengiriman kokain.

“Saatpenyelidikan yudisial ke organisasi kriminal layanan potensial yang diduga secara sengaja menyediakan telepon terenkripsi ke wilayah kriminal, polisi berhasil memecahkan pesan terenkripsi dari Sky ECC,” bunyi pernyataan itu.

BACA JUGA

Kepolisian Eropa Sita 23 Ton Kokain Senilai Rp 6,92 Triliun

Menurut polisi federal, data itu menyediakan elemen dalam file saat ini, tetapi juga membuka tindak pidana baru. Penyelundupan internasional kokain memainkan peran penting dalam laporan yang dicegat.

Kasus ini bukan pertama kalinya lembaga penegak hukum menyusup ke platform terenkripsi yang digunakan oleh penjahat.

Tahun 2020, agensi di Prancis dan Belanda menyusup ke platform yang disebut EncroChat dan membagikan data melalui Europol. Penyusupan memungkinkan polisi untuk memantau komunikasi pribadi – termasuk foto dan jutaan pesan – penjahat.

BACA JUGA

Spanyol Sita Kapal Selam Bermuatan Tiga Ton Kokain

Menurut National Crime Agency (NCA) Inggris, EncroChat menawarkan layanan pesan instan ponsel yang aman. EncroChat adalah “pasar kriminal” yang digunakan oleh 60.000 orang di seluruh dunia untuk mengoordinasikan distribusi barang haram, pencucian uang dan rencana untuk membunuh saingan.

Pada Juli, NCA menyatakan telah melakukan 746 penangkapan, dan menyita uang tunai 54 juta poundsterling (US$ 68 juta atau Rp 983 miliar), 77 senjata api dan lebih dari dua ton obat-obatan selama Operasi Venetic, operasi terbesar yang pernah ada di Inggris.

Berita terkait: