PLN Kerahkan Personel dari Bali hingga Papua untuk Pulihkan Kelistrikan NTT

PLN berhasil memulihkan sistem kelistrikan sejumlah fasilitas umum pascabadai Siklon Tropis Seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk mempercepat proses pemulihan listrik, PLN Group telah mengerahkan 560 personel. Sebanyak 163 di antaranya berasal dari luar NTT , yaitu dari Maluku, Sulawesi, Papua Barat, Jawa Timur, Bali, dan NTB.

Hingga Jumat (9/4) pukul 08.00 WITA, PLN berhasil mengoperasikan 1.398 unit gardu sehingga lebih dari 221.761 pelanggan dapat kembali menikmati listrik.

Fasilitas umum seperti rumah sakit menjadi prioritas PLN untuk mendorong NTT segera bangkit.

BACA JUGA

PLN Gerak Cepat Amankan Kelistrikan Terdampak Cuaca Ekstrim di NTT

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengungkapkan bahwa prioritas utama pemulihan kelistrikan yakni fasilitas umum.

“Rumah sakit memang menjadi prioritas kami dalam melakukan pemulihan kelistrikan. Ini menjadi titik vital, khususnya untuk memberikan perawatan kepada korban, ditambah lagi kondisi yang masih pandemi,” ucap Agustinus Jatmiko melalui pernyataan pers yang diterima Jumat (9/4/2021).

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah SK Lerik Kota Kupang, Marsiana Y Halek menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah memulihkan pelayanan listrik di rumah sakit pascabencana badai yang menimpa Kota Kupang.

“Hal ini merupakan prestasi yang luar biasa dari PLN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami doakan PLN semakin maju dan berkembang bersama masyarakat NTT,” ungkap Marsiana Y Halek

BACA JUGA

168.082 Pelanggan PLN di NTT Telah Menikmati Listrik Kembali

PLN telah berhasil menyalakan listrik fasilitas umum seperti Rumah Sakit Umum Daerah SK Lerik, Rumah Sakit Umum Daerah WZ Yohanes, Rumah Sakit Siloam, Telkom Plaza, Telkomsel Grapari, Hotel Aston, Bank Indonesia, Lippo Plaza, Bank NTT, Polda NTT, Ramayana, Bandara Eltari, AURI, Kajati NTT, BPBD NTT dan lain-lain.

Tidak hanya fokus pada pemulihan listrik, PLN Peduli juga telah menyalurkan bantuan senilai Rp 185 juta. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk sembako, dapur umum, dan lain-lain.

PLN terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan dan bersabar untuk penormalan kelistrikan. Selanjutnya, masyarakat bisa menghubungi melalui call center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile.

Berita terkait: