PLN akan Setop Beri Listrik Gratis Lewat WhatsApp, Ini Alasannya

Pemerintah telah memperpanjang program subsidi tagihan listrik gratis hingga Maret 2021 bagi pelanggan 450 VA, dan potongan 50 persen bagi pelanggan 900 VA. Adapun stimulus yang ini sudah mulai bisa dinikmati lewat berbagai chanel, termasuk via WhatsApp di nomor kontak 0812 2123 123 pada 7 Januari 2021.

Namun, PT PLN (Persero) memutuskan untuk menghentikan penyaluran subsidi listrik gratis ini pada bulan-bulan ke depan melalui WhatsApp. PLN ke depan akan memprioritaskan pemberian layanan tersebut melalui portal PLN mobile dan situs resminya.

“Layanan kami akan kita hilangkan di bulan-bulan selanjutnya karena kami merasa PLN mobile ini bisa menjadi sarana yang lebih cepat,” kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dalam sesi teleconference, Jumat (22/1).

Dia menyampaikan, melalui layanan PLN mobile, pihaknya akan lebih mudah melacak peta geospasial jaringan listrik di rumah pelanggan. Sehingga perseroan dapat lebih mudah menyalurkan subsidi listrik gratis.

“Jadi kami menyarankan kepada teman-teman bolehlah untuk mendownload PLN mobile. Kalau ada keluhan gangguan listriknya, karena ini berbasis data geospasial, maka posisi dari rumah bapak-ibu sudah dikenali dan kemudian kami bisa menemukan siapa petugas kami yang paling dekat,” ungkapnya.

“Mesin akan mencatat, dan cepat pengeluaran. Karena petugas sudah mengetahui lokasi geospasial, dan pelanggan bisa monitor di mana posisinya mereka itu,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, PLN akan terus bekerjasama dengan perangkat desa dan kepala daerah setempat untuk menyiapkan detail data terkait pelanggan yang berhak menerima subsidi listrik gratis tersebut.

“Semua kegiatan ini tidak ada biaya tambahan. Sekali lagi, tidak ada biaya tambahan. Jadi semuanya adalah gratis. Kalaupun mereka melalui kepala desa, kami mengucapkan terimakasih kepada semua kepala desa telah membantu kami menyalurkan ini,” tegasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Berita terkait: