Pilpres Belum Dimulai, Trump Siap-siap Tolak Hasilnya

Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) belum berlangsung, tetapi kandidat petahana Donald Trump, yang sejauh ini ketinggalan elektabilitasnya, sudah ambil kuda-kuda menolak hasilnya.

Pada hari Minggu (19/7/2020), Trump menolak mengatakan akan menerima hasil Pilpres 2020 jika dia kalah. Dia mengatakan “lihat saja nanti” dan menuduh pemungutan suara lewat surat sebagai “bentuk kecurangan”.

Trump menyampaikan hal tersebut saat diwawancara Fox News Sunday. Dalam wawancara tersebut, Fox menyuguhkan data elektabilitas terkini, di mana kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengungguli Trump sebesar 8 persen. Di isu ekonomi, Biden juga unggul tipis 1 persen dari Trump.

Trump mengatakan survei tersebut palsu. “Pertama, saya tidak kalah karena survei-survei itu palsu. Waktu tahun 2016 survei semacam itu palsu dan sekarang semakin palsu,” kata dia.

Ketika ditanya apakah Trump siap menerima hasil jika dia kalah, Trump menjawab “tergantung” dan berulang kali menuduh pemungutan suara lewat surat bisa menjurus ke kecurangan yang masif.

“Menurut saya, pemungutan suara lewat surat akan mencurangi pemilu. Saya benar-benar yakin,” kata Trump.

Soal menerima hasil pilpres, Trump menjawab, “Harus dilihat nanti. Saya tidak bisa bilang ya atau tidak (menerima hasil pilpres)”.

Beberapa negara bagian mengakomodasi pemungutan suara lewat surat untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19. Trump justru menganggap remeh penyebaran Covid-19 di AS yang sudah mencapai 3,7 juta kasis, dan 140.000 lebih korban jiwa.

Berita terkait: