Pertamina Lubricants salurkan bantuan untuk SLB Negeri Cilacap

yang mengetuk kami betapa guru dan siswa tetap bekerja keras belajar walau situasi menantang Cilacap () – Perseroan Terbatas Pertamina Lubricants melalui Production Unit Cilacap (PUC) menyalurkan bantuan berupa lima paket perangkat teknologi informasi guna mendukung pembelajaran jarak jauh di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cilacap, Jawa Tengah.

“Bantuan yang kami salurkan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) tersebut ditujukan untuk menjawab tantangan belajar pada masa pandemi COVID-19 dengan mendorong penerapan digitalisasi di kompleks sekolah difabel terbesar di Jawa Tengah itu,” kata Manager PUC Pertamina Lubricants Anugrah Saputra di Cilacap, Kamis.

Menurut dia, SLB Negeri Cilacap yang berlokasi di Jalan Ketapang, Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara, selama lebih dari 5 bulan tidak bisa menyelenggarakan pembelajaran reguler di sekolah.

Baca juga: Pertamina lanjutkan program konservasi penyu di pesisir Cilacap

Ia mengatakan guru dan siswa SLB Negeri Cilacap merasakan tantangan pembelajaran jarak jauh di mana mereka sangat mengandalkan teknologi informasi.

“Di masa pandemi COVID-19, keterbatasan belajar sangat dirasakan. Satu hal yang mengetuk kami adalah betapa guru dan siswa di sini tetap bekerja keras untuk belajar walau situasinya sangat menantang. Untuk memberikan ilmu, bapak dan ibu guru serta siswa bekerja lebih dari biasanya, yakni harus lebih dapat mengenal dan beradaptasi dengan beragam teknologi dan bagaimana menggunakannya agar anak didik terus mendapatkan ilmu yang optimal,” katanya.

Menurut dia, bantuan tersebut juga merupakan upaya kepedulian PT Pertamina Lubricants untuk memberikan akses belajar yang lebih baik lagi.

Lebih lanjut, Anugrah mengatakan bantuan yang diberikan kepada SLB Negeri Cilacap merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial yang dilakukan PT Pertamina Lubricants dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-7 yang jatuh pada tanggal 23 September 2020.

“Selama 7 tahun PT Pertamina Lubricants berdiri, kami selalu mengedepankan digitalisasi dan perubahan, melakukan perbaikan, dan berkomitmen dalam berinovasi untuk melayani lebih baik serta berkontribusi kepada masyarakat. Bantuan ini merupakan wujud semangat kami untuk melayani melalui kontribusi dan kebaikan kepada sesama,” katanya.

Baca juga: Pertamina Cilacap gelar tes usap massal bagi pekerja dan masyarakat

Ia mengharapkan bantuan tersebut dapat memberikan dampak yang baik bagi kemajuan pendidikan di Cilacap.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Cilacap Tawar mengatakan siswa difabel dengan keterbatasan dan kelebihan yang dimilikinya harus bekerja keras untuk mendapatkan ilmu baru termasuk mengenal aplikasi, berkomunikasi jarak jauh, mengerjakan tugas dan ujian secara daring, serta lainnya pada masa pandemi COVID-19.

“Program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah. Adanya pandemi diarahkan untuk melakukan penyesuaian penyelenggaraan kegiatan di sekolah, di nya memperbanyak pelatihan IT (Information Technology) untuk guru, sehingga bantuan ini menjadi fasilitas yang sangat bermanfaat untuk sekolah,” katanya.

Salah seorang siswa SLB Negeri Cilacap, Lusi mengaku tetap bersemangat mengikuti pembelajaran secara daring meskipun dirasakan lebih rumit bagi penyandang tunanetra seperti dirinya.

Baca juga: Pertamina sebut Proyek Langit Biru Cilacap dorong kemandirian energi

“Orang tua belum bisa membantu karena kesulitan juga dalam mengoperasikan perangkatnya, tapi ada kakak dan adik yang membantu saya memakai aplikasi untuk belajar ‘online’ (daring, red.),” katanya.

Penyerahan bantuan Pertamina Lubricants Peduli tersebut dilaksanakan secara simbolis bersama guru dan perwakilan siswa dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Informasi yang dihimpun, SLB Negeri Cilacap yang berdiri sejak tahun 1984 menyelenggarakan pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas serta mendidik lima kelompok ketunaan, yakni tunanetra, tunawicara, tunarungu, tunagrahita, dan tunadaksa dengan jumlah siswa lebih dari 330 anak.

Baca juga: Kejari Cilacap tangkap buron kasus dugaan korupsi di Pertamina Marine