Perlu Langkah Integratif Pusat dan Jabodetabek-Punjur untuk Tangani Banjir

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, sudah saatnya membangun langkah integratif untuk mengatasi banjir Jakarta dan sekitarnya. Pasalnya, banjir tidak hanya kejadian lokal suatu daerah, tetapi lintas daerah sehingga pemerintah pusat dan daerah-daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabek-Punjur) perlu duduk bersama untuk menangani banjir.

“Mengatasi banjir di Jakarta harus kerja sama dengan daerah di sekitar Jakarta dan juga dengan pemerintah pusat,” ujar Ariza di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA

Data Banjir Pemprov DKI Dipersoalkan, Wagub DKI: Sudah Faktual

Menurut Ariza, sebenarnya sudah ada dasar hukumnya, yakni Perpres Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur. Dia pun berharap amanat dari Perpres 60/2020 tersebut segera diimplementasikan.

Terkait langkah pemerintah pusat dalam penanganan banjir Jakarta, Ariza menilai telah mengambil bagian dalam pengendalian banjir Jakarta. Salah satunya, menurut Ariza, adalah dukungan pemerintah pusat dalam membuat waduk di Cimahi dan Ciawi yang bakal mengurangi 11 persen banjir.

“Seperti dukungan pemerintah pusat sudah membuat waduk di Cimahi dan di Ciawi yang insya Allah akhir tahun ini selesai. Mudah-mudahan ke depan akan memberikan kontribusi terkait pengendalian banjir, mengurangi setidaknya 11 persen,” ungkap Ariza.

Lebih lanjut, Ariza yakin pemerintah pusat akan berkontribusi besar ke depannya dalam penanganan banjir di Jakarta dan sekitarnya. Khusus melakukan integrasi program dan anggaran penanganan banjir di Jabodetabek-Punjur.

“Jadi kita lihat, Insyaallah kami yakin pemerintah pusat memberikan kontribusi yang besar dengan berbagai program dan upayanya termasuk anggarannya untuk pengendalian banjir di Jakarta dan sekitar Jakarta, termasuk sampai ke Cianjur,” pungkas Ariza.

Berita terkait: