Perjuangan Sulkifli, Anak Nelayan Sebrangi Laut 17 Km dengan Sampan untuk Seleksi TNI

Prajurit TNI identik dengan postur gagah serta sikap yang tegas dan disiplin. Tak heran jika banyak pemuda pemudi bercita-cita ingin menjadi seorang prajurit TNI . Salah satunya pemuda berikut ini.

Baru-baru ini, beredar sebuah video yang viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan perjuangan seorang pemuda yang ingin menjadi prajurit TNI Angkatan Laut.

Untuk mengikuti seleksi prajurit TNI AL, pemuda tersebut harus menyeberangi laut sejauh 17 km dengan sampan. Momen perjuangan pemuda tersebut lantas diabadikan oleh salah seorang personel TNI AL yang melihatnya.

Penasaran dengan kisah perjuangan pemuda tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.

Sebrangi Lautan Sejauh 17 Km dengan Sampan

Dilansir dari akun Instagram @dispenlan6, terlihat potret perjuangan seorang pemuda bernama Sulkifli. Sulkifli adalah seorang pemuda yang bercita-cita menjadi prajurit TNI AL.

perjuangan sulkifli

©2020 Merdeka.com/Instagram @dispenlan6

Perjuangan Sulfikli untuk menjadi prajurit TNI AL tidak lah mudah. Untuk mengikuti seleksi, Sulkifli mengaku harus menyeberangi lautan sejauh 17 kilometer dengan sampan.

Berasal dari Pesisir Kabupaten Maros

Berdasarkan informasi @dispenal6, Sulkifli diketahui adalah anak dari seorang nelayan yang berasal dari desa terpencil di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sulkifli kini tengah mengikuti penerimaan Calon Prajurit Tamtama PK pengawak Kapal Perang dan Marinir Gelombang II TA. 2020 di Lantamal VI.

perjuangan sulkifli

©2020 Merdeka.com/Instagram @dispenlan6

Kedatangan Sulkifli menggunakan sampan diketahui oleh salah satu personel Lantamal VI di pagi hari, Kamis (01/10) kemarin. Personel TNI AL tersebut lantas mengabadikan momen perjuangan Sulkifli.

Bercita-cita Menjadi Prajurit TNI AL

Sulkifli mengungkapkan alasannya ingin menjadi prajurit TNI AL. Ia mengaku ingin mengabdi kepada negara melalui laut dan ingin membanggakan kedua orang tuanya di kampung.

“Saya bercita-cita untuk menjadi prajurit TNI AL karena ingin mengabdi kepada negara melalui laut dan juga untuk membanggakan kedua orang tua di kampung yang kebetulan di kampung saya ini belum ada yang menjadi seorang Prajurit TNI AL”, kata Sulkifli dikutip dari @dispenlan

Lewat Jalur Laut Karena Lebih Dekat

Ketika ditanya mengapa menempuh jalur laut, Sulkifli mengatakan jika jarak dari desanya dengan Lantamal VI lebih dekat lewat laut daripada lewat darat. Jika menggunakan jalur darat, ia harus memutar dan mengambil waktu yang lebih lama lagi.

perjuangan sulkifli

©2020 Merdeka.com/Instagram @dispenlan6

“Kalau dengan menggunakan perahu saya bisa lebih cepat sampai di Lantamal VI dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam saja”, imbuhnya.

Video Perjuangan Sulkifli Sebrangi Laut Sejauh 17 Km untuk Seleksi TNI

Berikut videonya.

      View this post on Instagram

Perjuangan seorang Casis dari pesisir Kab.Maros Sulsel, menuju lantamal Makassar untuk ikut seleksi Tamtama TNI AL. Semoga impianmu untuk menjadi Prajurit TNI tercapai. #Catam #TNIAL #TNI #Tamtama

A post shared by @INDONESIAN UNIFORM 🇮🇩 (@ind_uniform) onOct 1, 2020 at 6:18am PDT

[add]

Baca Selanjutnya: Sebrangi Lautan Sejauh 17 Km…

Halaman

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Berita terkait: