Peningkatan Produksi Minyak OPEC+ Dongkrak Tarif Sewa Kapal Tanker

Keputusan OPEC+ meningkatkan produksi minyak mentah dalam 3 bulan ke depan dari saat ini 2 juta barel per hari dinilai akan mendongkrak tarif sewa kapal tanker minyak. Pasalnya dibutuhkan sarana transportasi laut untuk mengangkut komoditas emas hitam tersebut.

“Harga minyak mentah menanggapi keputusan OPEC+ tersebut dengan baik, menandakan meningkatnya kepercayaan dalam perbaikan yang saat ini sedang berlangsung untuk permintaan minyak,” kata Frode Morkedal dan Omar Nokta, analis Clarksons Platou Securities, perusahaan investment bank yang berfokus di industri perkapalan dalam risetnya Kamis (8/2/2021).

BACA JUGA

Tanker Raksasa Pertamina Pride Siap Salurkan Energi Nasional

Dalam pertemuan pada 1 April 2021, OPEC dan aliansi yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia menaikkan produksi sebesar 350.000 barel per hari pada Mei, 350.000 barel per hari tambahan pada bulan Juni dan menambah lagi 441.000 barel per hari pada bulan Juli 2021. Selain itu, Arab Saudi akan meningkatkan produksi minyak sebanyak 1 juta barel tambahan.

Pengamat pasar melihat langkah ini sebagai optimisme yang positif untuk pasar kapal tanker karena peningkatan produksi minyak akan memerlukan banyak kapal tambahan untuk mengangkut muatan tersebut. Menurut perkiraan pakar perkapalan, dengan peningkatan produksi minyak menjadi 2,150 juta barel per hari, akan memerlukan lebih 90 kapal tambahan, tergantung dari jenis kapal tersebut. “Kami melihat produksi minyak tambahan ini sangat positif untuk sektor kapal tanker dan kemungkinan akan diikuti lebih banyak peningkatan produksi minyak di bulan-bulan berikutnya,” kata Frode Morkedal.

BACA JUGA

Harga Minyak Mentah Naik Ditopang Sentimen Pemulihan Ekonomi

Lonjakan tarif sewa kapal tanker akan membantu kapal-kapal berukuran besar seperti very large crude carrie r (VLCC), Suezmax dan Aframax yang merupakan segmen paling terpukul oleh pemotongan produksi minyak OPEC+ pada bulan Januari.

Adapun total produksi minyak akan meningkat menjadi 600.000 barel per hari di bulan Mei, terutama akan datang dari Timur Tengah. Hal itu bisa meningkatkan penghasilan kapal berjenis VLCC menjadi dua kali lipat. “Kesepakatan itu diyakini akan membantu kapal yang besar,” kata analis.

Sebagai catatan, di tahun-tahun sebelumnya setiap kali produksi minyak meningkat tarif sewa kapal tanker selalu melesat dan mencapai tingkat rata-rata 240% di atas level sekarang.

Berita terkait: