Pengukir Tulang di Cileunyi, Ubah Tulang Sapi Jadi Kreasi

Melihat kota Bandung penuh dengan keunikannya. Berbagai macam kerajinan ada di sana. Mulai dari hiasan, hingga pakaian. Tak jarang orang menyebutnya Paris van Java. Selain sebagai kota mode, seniman pembuat aneka kerajinan tangan banyak ditemui di Bandung. Salah satunya sentra seni ukir tulang sapi di Kampung Pasir Tukul, Cileunyi, Bandung. Saat berada di Bandung, kamu bisa melihat lebih dekat karya seni dari tulang sapi.

Seniman di sini mampu mengubah bongkahan tulang sapi menjadi seni bernilai tinggi. Tulang bekas, sebagian orang menilainya tak berguna. Namun dari tangan pengrajin ini, pipa rokok, gantungan kunci, miniatur patung, ukiran, hingga sarung keris mereka hasilkan.

Butuh keahlian khusus untuk membuat kerajinan tangan dari tulang sapi. Tulang belulang murah mereka ubah menjadi karya jual hingga ratusan ribu rupiah . Saat di Bandung, cinderamata tulang sapi yang unik dapat kamu beli sebagai buah tangan dambaan hati.

pengukir tulang di cileunyi

©2021 Merdeka.com/Cicin Yulianti

Tulang bekas mereka dapatkan dari rumah makan berbahan dasar daging sapi. Bagian tulang kaki sapi menjadi bahan yang sering dicari. Mereka biasa membeli tulang dengan harga Rp 3 ribu per kilo. Jika basah, mereka mengeringkan dan membersihkannya dari sisa daging yang menempel.

Kunci membuat kerajinan tulang sapi ialah teliti dan sabar. Dengan hati-hati, berbagai macam kerumitan mereka kerjakan. Pembuatan pola adalah proses selanjutnya. Bahkan, para pengrajin senior mampu memotong tulang tanpa pola. Imajinasi mereka mampu mengubah tulang jadi bentuk yang diinginkan.

pengukir tulang di cileunyi

©2021 Merdeka.com/Cicin Yulianti

Mereka harus membayangkan tulang agar pas menjadi kerajinan. Hal tersulit saat menentukan bidang ukir dengan lubang sumsum. Bidang ukir tulang hanya terbatas tulang keras yang banyak mengandung zat kapur. Tidak boleh lebih dan tidak kurang. Ukiran pas membuat kerajinan tulang yang pantas.

Gergaji mini, pisau, pahat, hingga bor manual adalah perlengkapan mereka sehari hari. Untuk membuat satu buah pipa rokok tidak melebihi setengah hari. Namun untuk membuat ukiran patung bisa memakan waktu lebih dari satu hari. Kerumitan menentukan harga jual kerajinan.

pengukir tulang di cileunyi

©2021 Merdeka.com/Cicin Yulianti

Seusai ukiran dan wujud terbentuk, masuk tahap finishing. Agar lebih halus, hasil ukiran hanya dilakukan pengamplasan. Tanpa pewarnaan, tekstur dan warna asli tulang tetap dipertahankan. Warna khas tulang putih kecokelatan menjadi keunikan kerajinan ukir tulang sapi ini.

Sentra kerajinan tulang sapi di Cileunyi telah ada sejak puluhan tahun. Tepatnya berawal dari tahun 1970 hingga sekarang. Lebih dari setengah abad, kampung Pasir Tukul telah menjadi sentra kerajinan tulang sapi.

Kerajinan tulang sapi ini telah dikenal hingga luas. Pemasarannya pun mengarah ke kota-kota besar. Jakarta , Bogor, Banten, Surabaya , Solo, dan Bali menjadi jangkauan kerajinan ini. Para pengrajin secara turun temurun meneruskan produk ukir tulang sapi.

pengukir tulang di cileunyi

©2021 Merdeka.com/Cicin Yulianti

Kamu bisa datang langsung ke kampung seni ukir ini dengan menempuh 1 jam perjalanan dari pusat kota Bandung. Di sana, kamu juga bisa memesan hasil ukiran sesuai keinginan. Tentunya harga yang diberikan lebih variatif namun terjangkau. Satu buah pipa rokok dihargai 20 ribu rupiah. Sedangkan ukiran rumit berkisar Rp 500 ribu.

Para pengrajin tulang sapi berkomitmen mempertahankan pekerjaan mereka. Mereka berharap agar pengrajin tulang sapi selalu ada. Hingga cinderamata tulang sapi bisa dinikmati masyarakat luas.

Berita terkait: