Pengemudi Mobil yang Tabrak 2 Sepeda Motor Tidak Mabuk

Polisi memastikan Anjani RP (23), pengemudi mobil Honda HRV B 97 ARP yang menabrak dua sepeda motor hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia dan satu terluka, di kawasan Fly Over Jatinegara, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, tidak dalam kondisi mabuk atau terpengaruh minuman keras serta narkoba. Diduga yang bersangkutan lelah dan mengantuk.

“Nggak ada pengaruh apa-apa. Dia lelah, mengantuk,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto, Jumat (17/7/2020).

Dikatakan Agus, polisi telah menetapkan Anjani sebagai tersangka terkait peristiwa kecelakaan itu. Dia tidak ditahan karena dinilai kooperatif.

“Ditetapkan sebagai tersangka, Pasal 310 ayat 4 (UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan). Nggak ditahan karena kooperatif, orang tuanya jamin,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, mobil Honda HRV B 97 ARP yang dikemudikan Anjani menabrak sepeda motor Honda Spacy T 4484 BV hingga menyebabkan dua orang atas nama Dadan Sujana dan Dony Sanjaya meninggal dunia, di kawasan Fly Over Jatinegara, Jakarta Timur, sekitar pukul 23.45 WIB, Rabu (15/7/2020).

Dia kemudian tetap melajukan mobilnya. Namun sekitar 500 meter dari lokasi kecelakaan pertama, mobil itu oleng ke kiri dan kembali menabrak seorang pria yang sedang mendorong sepeda motor. Akibatnya, korban bernama Novan Bawono mengalami luka-luka di bagian dahi robek, muka besut, pinggang kanan besut, dan tangan kanan patah. Korban dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara.

 

 

Berita terkait: