Penerimaan Pajak Turun, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Diprediksi Minus 2 Persen

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan, ekonomi Indonesia di kuartal III masih akan mengalami pertumbuhan negatif. Paling tidak pertumbuhan diperkirakan mencapai minus 2 persen.

“Dari data-data yang ada kemungkinannya kontraksi juga minus 2 di triwulan III,” kata dia dalam webinar di Jakarta , Kamis (17/9).

Dia mengatakan, proyeksi pertumbuhan negatif 2 persen tersebut berdasarkan indikator-indikator yang sudah dilihat pemerintah. Salah satunya yakni penerimaan pajak yang tumbuh negatif dan uang beredar di masyarakat yang masih minim.

“Ini berdasarkan hasil estimasi kami terakhir dari data penerimaan pajak dan pertumbuhan uang beredar mengalami penurunan,” kata dia.

Kendati begitu, dirinya bersyukur setidaknya terjadi perlambatan kontraksi. Dari yang sebelumnya negatif 5,3 persen menjadi lebih rendah yakni sebesar minus 2 persen.

“Tapi ini sudah mengalami perlambatan kontraksinya. Oleh karena itu ini harus diwaspadai misalkan kalau ekonominya belum pulih ya jangan ditutup dulu perhatikan sektor-sektor nya seperti transportasi akomodasi kalau perdagangan itu cepat banget pulihnya,” tandas dia. [azz]