Pemprov Sumut Siapkan Alat Berat di Kawasan Rawan Bencana

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan alat berat yang ditempatkan di sejumlah kawasan rawan bencana banjir dan longsor. Selain itu, pemerintah juga membangun posko petugas untuk penanganan bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Riadil Akhir Lubis menyampaikan, alat berat disiapkan di sejumlah kawasan setelah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Berdasarkan laporan BMKG, curah hujan sangat tinggi mulai Juli sampai September 2020. Karena itu, kita siapkan segala sesuatunya guna mengantisipasi korban jiwa akibat bencana,” ujar Riadil, Minggu (19/7/2020).

Riadil mengatakan, pihaknya sudah mengingkat seluruh kepala daerah melaluo BPBD kabupaten/kota di Sumut, untuk tetap melakukan koordinasi dengan BMKG atas ancaman bencana yang berpotensi terjadi di daerahnya masing-masing.

“Persiapan harus dilakukan untuk menghindari adanya korban jiwa maupun harta benda jika bencana akibat tingginya curah hujan itu terjadi. Pemerintah kabupaten/kota harus mengeluarkan peringatan dini,” sebutnya.

Secara terpisah, staf pelayanan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Irene Purba mengingatkan masyarakat supaya mengantisipasi bencana. Curah hujan tinggi karena gangguan cuaca di Samudera Hindia Barat Sumatera, yang membuat daerah ini mengalami konvergensi.

“Dalam beberapa hari ke depan, curah hujan disertai angin kencang masih terjadi di beberapa daerah. Karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah bantaran air sungai supaya meningkatkan kewaspadaan,” sebutnya.

Irene menganjurkan masyarakat sebaiknya langsung mengungsi jika hujan lebat turut berlangsung lama. Ini perlu diantisipasi agar bencana tidak merenggut korban jiwa,” sebutnya.

Berita terkait: