Pemprov DKI: Penghormatan Terakhir Sekda di Balai Kota Sesuai Protokol Kesehatan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir menyatakan untuk proses pemberian penghormatan terakhir untuk jenazah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah sudah berdasarkan protokol kesehatan. Saat kegiatan tersebut jenazah Saefullah juga tidak diturunkan dari ambulans.

“Sudah mengikuti protokol Covid dan jenazah tidak diturunkan, semua sudah mengikuti protokol kesehatan. Tidak ada yang dilanggar, jenazah tertutup dalam peti dalam ambulans yang rapat, enggak ada maslaah,” kata Chaidir saat dihubungi, Kamis (17/9).

Dia juga menyatakan tata cara yang digunakan untuk melepas seorang pejabat aktif juga berdasarkan aturan yang ada yakni Perda Nomor 9 Tahun 2004 tentang Keprotokolan di Provinsi DKI Jakarta.

“Beliau pejabat yang berwenang dan aktif, tidak pensiun dan beliau waktu menjelang sakit masih rapat paripurna, kelaziman tata cara kita dalam pemerintahan ketika pejabat aktif kalau menggunakan prosedur protokol ketentuan kita harus melepas,” papar dia.

Sementara itu, Koordinator Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan mengkritik langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membawa jenazah Saefullah ke Balai kota, Jakarta Pusat. Terlebih Saefullah dinyatakan positif Covid-19.

“Seseorang yang positif corona seharusnya langsung dibawa dan dimakamkan segera sesuai protokol kesehatan masa pandemi Covid-19,” kata Tigor dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, bila Anies ingin memberikan penghormatan terkahir dapat dilakukan dengan mendatangi RS yang merawat Saefullah. Tigor juga menilai kerumunan orang yang hadir dapat memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19.

Karena hal itu, dia meminta agar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut ditegur langsung oleh Menteri Kesehatan dan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19.

“Memerintahkan semua yang hadir di Balai Kota untuk diperiksa dan diwajibkan karantina dua minggu di rumah sakit seperti yang dikatakan Anies Baswedan saat menetapkan Jakarta kembali ke PSBB awal pada hari Minggu 13 September 2020,” jelasnya.

Saefullah meninggal dunia hari ini sekira pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Dia meninggal dunia usai dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, menyatakan Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Reporter: Ika Defianti [ray]

Baca juga:
Pemprov DKI Dikritik karena Jenazah Sekda Sempat Dibawa ke Balai Kota
Anies Baswedan Sebut Saefullah Selalu Sembunyikan Kondisi Kesehatan Selama Dirawat
Sekda DKI Jakarta Berpulang, Ridwan Kamil Akui Punya Kesan Positif
Ma’ruf Amin Ajak Masyarakat Lanjutkan Perjuangan Sekda DKI Lawan Covid-19

Baca Selanjutnya: Sementara itu Koordinator Forum Warga…

Halaman

  • 1
  • 2
  • 3