Pemerintah Bidik Pelaku UMKM Naik Kelas untuk Serap Tenaga Kerja

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki tengah fokus mencari pelaku usaha UMKM yang berpotensi untuk dikembangkan. Pemerintah akan memanfaatkan data dari OSS (Online Single Submission) milik BKPM sebagai data awal.

“Kita di sini dapat mulai berfokus mencari UMKM yang berpotensi menjadi usaha besar,” kata Teten dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman Kemenkop UKM dan BKPM, Jakarta , Kamis (17/9).

Sebagaimana diketahui, penyerapan tenaga kerja dari sektor UMKM mencapai 97 persen. Jika sektor usaha ini lebih banyak berkembang akan berdampak pada lebih banyak menyerap tenaga kerja.

“Nanti kalau yang kecil dan menengah ini sudah banyak dan mereka tumbuh sehingga penyerapan tenaga kerja masih makin besar,” kata Teten.

Teten menjelaskan, di masa pandemi ini banyak pelaku usaha mikro baru. Tidak sedikit pekerja formal yang banting stir menjadi pelaku usaha mikro.

“Saat ini saja misalnya dari 1 RW saja sudah ada 25 warung,” kata Teten.

Untuk mengatasi ini, salah satu cara yang dipilih pemerintah dengan mengembangkan potensi usaha pelaku UMKM. Sehingga bisa menyerap tenaga kerja sekaligus mengurangi jumlah pelaku usaha mikro.

“Makanya yang harus dikembangkan secara serius menambah pelaku usaha kecil dan menengah dan menumbuhkan mereka sehingga nanti pengangguran kita bisa berkurang” Teten menjelaskan. [idr]