Pembubaran LNS Tetap Jalan, Menteri PAN dan RB: Tinggal Tunggu Waktu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membubarkan lembaga negara atau yang disebut sebagai tim, badan, dan komite. Pembubaran 18 lembaga itu tertuang dalam Pasal 19 Peraturan Presiden (Perpres) 82/2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo mengungkap lembaga yang dihapus itu, berbeda dengan kajian Kementerian PAN dan RB. Artinya masih akan ada kelanjutan pembubaran, khususnya untuk lembaga nonstruktural (LNS).

“Lembaga yang dibubarkan sebagaimana Perpres 82/2020, berbeda dengan lembaga-lembaga yang diusulkan Kementerian PAN dan RB untuk dihapus. Pembubaran LNS tetap jalan. Kami sudah usulkan ke Mensesneg, tunggu waktu saja untuk diumumkan,” kata Tjahjo, di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Baca juga:  Ini 18 Lembaga yang Resmi Dibubarkan Jokowi

Mantan Menteri Dalam Negeri ini menyatakan pihaknya telah mengecek lembaga yang dibubarkan berdasarkan Perpres 82/2020. Hasilnya antara lain terdapat 13 lembaga tidak termasuk LNS.

“Dari 18 lembaga yang disebutkan, 13 di antaranya tidak termasuk ke dalam LNS, empat merupakan LNS, dan satu lembaga atau Komite Antar Departemen Bidang Kehutanan merupakan LNS yang telah dibubarkan pada tahun 2014 melalui Perpres 176/2014,” ujar Tjahjo.

Secara umum, menurut Tjahjo, Perpres 82/2020 lebih terkait menyangkut perekonomian.

Seperti diberitakan Perpres tersebut memang banyak membahas tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang diketuai Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sementara ketua pelaksananya dijabat Menteri BUMN Erick Thohir. Namun, pada Pasal 19 Perpres tersebut juga disebutkan tentang pembubaran 18 tim, badan, dan komite. Semua lembaga itu dibentuk berdasarkan perpres dan keputusan presiden (keppres).

Berita terkait: