Pemasaran Digital Menjadi Tantangan Bagi Brand Busana Plus Size

Menurut data dari Credence Research, potensi pasar untuk industri fashion plus size perempuan mencapai Rp2.400 triliun atau USD 165 miliar pada tahun 2017. Industri ini diprediksi akan terus mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 4,4 persen pada periode 2018-2026.

Maka itu, beberapa brand fashion lokal menawarkan solusi pilihan khusus untuk busana plus size di Indonesia. Tiga diantaranya adalah Bigissimo, Pofeleve, dan Jeny Plus Size.

Dari sisi penjualan, ketiga brand ini memaksimalkan kanal pemasaran melalui online. Menurut prediksi dari Credence Research, penjualan digital busana plus size melalui website, situs belanja online, ataupun media sosial akan mengalami pertumbuhan tertinggi dalam periode 2018-2026.

Hal ini disebabkan karena penjual tidak membutuhkan ruangan besar untuk inventaris serta display toko, dan penjualan digital dapat mengurangi jumlah pembeli yang selama ini merasa sungkan ketika terlihat berbelanja di toko offline busana plus size.

Meski begitu, satu hal yang menjadi tantangan terbesar bagi brand busana plus size di Indonesia adalah pemasaran. Bagi Jeny Chandra, Owner Jeny Plus Size, melakukan pemasaran melalui media sosial membutuhkan alokasi waktu yang besar dan pengembangan idenya pun tidak mudah.

“Ini disebabkan pasar yang lebih niche, namun juga perlu mengikuti tren,” kata dia.

Salah satu strategi yang ia tekuni adalah berfokus pada satu platform, yaitu Tiktok, untuk mengikuti tren sosial yang sedang berlangsung di Indonesia. Sementara itu, Bigissimo mengaku masih mengandalkan teknik pemasaran Word of Mouth (WOM) dan masih dalam usaha mengoptimalkan strategi iklan digital.

Sebagai mitra dari para brand untuk berjualan online, SIRCLO berupaya memaksimalkan kehadiran mereka secara multichannel, yaitu dengan mengoperasikan berbagai kanal penjualan digital di saat yang sama, seperti website milik sendiri, penjualan via Whatsapp (yang memudahkan belanja dan sharing produk secara WOM), dan marketplace.

Layanan-layanan ini dirancang untuk menyesuaikan dan melengkapi strategi-strategi brand busana plus size yang berbeda-beda dalam menjangkau calon pembeli dalam maupun luar negeri. Di samping itu, SIRCLO juga membantu Bigissimo, Pofeleve, dan Jeny Plus Size untuk mengembangkan upaya pemasaran digital, iklan, dan strategi promosi lainnya.

“Untuk memberdayakan brand lokal, SIRCLO perlu memastikan bahwa pemilik bisnis dengan market yang niche bisa menjangkau pasar tidak hanya di wilayah tertentu, namun juga seluruh tanah air. Ini kami lakukan dengan menyediakan sistem pembangunan website, verifikasi pembayaran, bahkan hingga notifikasi pengiriman produk secara otomatis,” jelas Brian Marshal, Founder dan CEO SIRCLO.

“Melihat tren positif dari industri busana plus size di Indonesia, kami optimis bahwa persepsi masyarakat akan semakin inklusif terhadap produk busana lokal yang masih niche kedepannya,” tambahnya.

Berita terkait: