Parlemen Rasis, Anggota DPR Etnis India Diminta Pakai Bedak Agar Terlihat

– Kalimat kontroversial berbau rasis dan seksime terlontar dari salah satu anggota DPR Malaysia saat menghadiri sumpah jabatan Datuk Azhar Azizan Harun sebagai ketua, Senin (13/7/2020).

Menyadur Astrowani , keributan sudah terjadi setelah sidang dimulai kembali pada pukul 14.30 waktu setempat. Anggota parlemen oposisi terus memprotes pemilihan Azhar sebagai ketua.

Setelah Azhar akhirnya mengusir salah satu anggota parlemen, Khalid Abdul Samad (PH-Shah Alam) dari ruang sidang, anggota lainnya justru menuai keributan.

Datuk Seri Abdul Azeez Abdul Rahim (BN-Baling) menyalakan panas dengan mengutarakan kata-kata berbau rasis dan seksisme kepada anggota parlemen oposisi, Kasthuriraani Patto (PH-Batu Kawan).

Patto yang merupakan wanita keturunan India , disebut Abdul Azeez tidak kelihatan saat berdebat lantaran kulitnya yang hitam.

Seakan tak merasa bersalah, Abdul Azeez merespon kritikan keras dari Kasthuriraani Patto dengan menyebut wanita itu seharusnya memakai bedak agar terlihat.

Keributan di antara anggota parlemen oposisi berlangsung sekitar 10 menit sebelum Abdul Azeez akhirnya menarik kata-katanya.

Karena keributan itu pula, mosi pada penunjukan Komite Pilih disahkan oleh suara mayoritas tanpa perdebatan.

Hal ini juga menyebabkan sidang ditunda jauh lebih awal dari waktu yang dijadwalkan pada jam 17.30 sore.

Jurnalis ABC, Max Walden menyebut sidang perdana parlemen Malaysia itu layaknya pertunjukan sirkus lantaran isu rasis, seksisme yang terjadi saat debat.

“Hari pertama Malaysia kembali ke parlemen kemarin terlihat benar-benar sirkus,” kata Walden di Twitter.

“Pelecehan rasis, seksis dilancarkan terhadap anggota parlemen oposisi beretnis India, Kasthuriraani Patto.”