Operasi Yustisi Gabungan di Banten, 1.661 Pelanggar Terkena Sanksi

Jajaran Polda Banten bersama tim gabugan dari TNI, Satpol PP, dan lembaga terkait lainnya melakukan operasi yustisi dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan ketaatan warga melaksanakan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang dimaksud yakni 3M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak) dan penegakan hukum dengan sasaran masyarakat yang tidak mengenakan masker.

BACA JUGA

Puluhan Warga Tangsel Terjaring Operasi Yustisi Covid-19

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan untuk penegakan disiplin dan penegakan hukum pada pelaksanaan hari kedua yang dilaksanakan di polres jajaran Polda Banten jumlah pelanggar protokol kesehatan sebanyak 1.661 orang.

Para pelanggar diberi sanksi berupa teguran sebanyak 1.157 orang dan kerja sosial sebanyak 504 orang.

“Operasi yustisi melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi pemerintah dimulai sejak edukasi Instruksi Presiden dan Pergub No 45 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin serta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dimulai 9-30 September 2020,” kata Edy Sumardi, Kamis (17/9/2020).

BACA JUGA

Pemkot Tangerang Bawa Pocong Saat Sosialisasi Bahaya Covid-19

Edy Sumardi menjelaskan operasi yustisi ini dilakukan di sejumlah lokasi dan sasaran utama adalah lokasi keramaian dan fasilitas umum.

“Dalam operasi yustisi ini dilakulan penegakan disiplin dan penegakan hukum kepada seluruh warga masyarakat yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, ” katanya.

Edy mengajak masyarakat untuk biasakan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sehingga dapat menekan dan mengendalikan penyebaran Covid-19.