OJK Catat Fundraising di 2021 Masih Rendah Meski Jumlah Emiten Naik

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yunita Linda Sari mengatakan, mulai tahun ini jumlah emiten yang masuk di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menunjukkan peningkatan. Tetapi, nilai yang dihimpun dari emiten-emiten tersebut justru mengalami penyusutan dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

“Tahun ini raising fund banyak sekali walaupun nominalnya tidak seberapa dibandingkan zaman dua atau tiga tahun lalu walau sedikit tapi value-nya besar. Tapi, sekarang perusahaannya banyak tapi rata-rata dari yang di-offer tidak sebanyak dulu,” tegasnya dalam acara Pelatihan dan Media Gathering di Bali, Jumat (9/4).

Dia mencatat, saat ini jumlah emiten yang telah masuk di pasar modal mencapai 803. Terdiri dari 671 emiten saham, 52 emiten obligasi/sukuk, dan 80 emiten saham dan obligasi sukuk.

“Atau tumbuh sekitar 12,6 persen dari 713 emiten di tahun lalu,” ucapnya.

Sedangkan, nilai kapitalisasi pasar kapitalisasi pasar saham hingga Kamis (8/4) sebesar Rp 7.173 triliun atau naik 2,93 persen dibanding per 30 Desember 2020 sebesar Rp 6.968 triliun. “Jadi, kalau year to date nya naiknya sudah 2,93 persen. Alhamdulillah naik,” tandasnya.

Berita terkait: