OJK: 73 Persen Transaksi di Pasar Saham Berupa Ritel

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyebut kinerja pasar modal di Indonesia akhir-akhir ini sudah mulai menggeliat kembali. Hal ini tercermin dari beberapa basis investor di sektor ritel yang sudah semakin besar jumlahnya.

“Jadi ada beberapa angka yang dapat kami sampaikan bahwa 73 persen di pasar saham adalah transaksi yang berupa ritel dan ini adalah merupakan transaksi paling banyak 5 tahun terakhir,” kata dia dalam Opening Ceremony Capital Market Summit & Expo 2020, Senin (19/10).

Dia mengatakan, memang akhir-akhir ini banyak basis investor yang masuk di sektor tersebut. Namun terpenting adalah bagaimana caranya untuk memperluas basis investor tersebut sehingga volatilitasnya dapat dikendalikan dengan lebih baik.

“Investor domestik yang berupa ritel kita harapkan bisa mendominasi layar kita di pasar modal Indonesia,” kata dia.

Dia menambahkan, yang menjadi konsen pemerintah dan otoritas keuangan saat ini adalah bagaimana caranya dapat mengembalikan kepercayaan pasar. Caranya dengan memperbanyak instrumen baik yang berupa ritel maupun korporat.

“Dengan banyaknya instrumen maka kita akan mempunyai variasi instrumen yang lebih banyak dan juga instrumen ini kita harapkan harus memenuhi kebutuhan pasar kita baik itu instrumen biasa maupun lainnya,” kata dia.

Berita terkait: