New York Usut Pengeluaran Trump ke Ivanka

Jaksa Agung New York, AS telah mengirimkan panggilan pengadilan ke Organisasi Trump atas catatan terkait biaya konsultasi yang dibayarkan kepada putri presiden, Ivanka Trump, sebagai bagian dari penyelidikan sipil yang luas terhadap kesepakatan bisnis presiden, sebut sumber penegak hukum, Kamis (19/11/2020).

Surat kabar The New York Times (NYT ), mengutip sumber anonim, melaporkan panggilan pengadilan serupa dikirimkan ke perusahaan Presiden Donald Trump oleh jaksa distrik Manhattan yang melakukan penyelidikan kriminal secara paralel.

Namun, kantor berita Associated Press (AP) menyatakan tidak bisa mengonfirmasi secara independen panggilan dari jaksa wilayah, tapi satu panggilan yang dikirimkan oleh Jaksa Agung New York, Letitia James, disampaikan oleh seorang sumber pejabat secara anonim yang mendapat pengarahan atas penyelidikan itu.

Permintaan catatan disampaikan setelah laporan terbaru dari NYT , sebagian didasarkan atas pengajuan pajak Trump selama dua dekade, bahwa presiden telah mengurangi kewajiban pajak penghasilan perusahaannya selama beberapa tahun dengan memotong biaya konsultasi sebesar US$ 26 juta (Rp 368,4 miliar) sebagai biaya bisnis.

Catatan tersebut menunjukkan US$ 747.622 (Rp 10,5 miliar) dari biaya tersebut dibayarkan kepada Ivanka Trump lewat perusahaan yang dimilikinya saat dia menjabat eksekutif Organisasi Trump.

Jika benar, hal itu tidak masalah bagi Ivanka Trump jika dia membayar pajak penghasilan atas pembayaran konsultasi tersebut. Namun, situasi itu bisa menimbulkan pertanyaan apakah pengurangan pajak Organisasi Trump merupakan hal yang diperbolehkan.

Internal Revenue Service (IRS), sebagai lembaga federal untuk mengumpulkan pajak, bisa mengajukan sanksi perdata atas penghapusan biaya konsultasi yang besar karena dianggap menghindari kewajiban pajak.

Berita terkait: