Mutiara dan Iqbal Atlet Terbaik Liga PB Djarum 2020

Dua pebulutangkis muda PB DJarum, Mutiara Ayu Puspitasari dan Iqbal Asrullah, terpilih sebagai atlet terbaik turnamen bulutangkis bertajuk Liga PB Djarum 2020. Mutiara terpilih karena berhasil menjadi juara tunggal putri U-17, meski usianya baru 14 tahun. Sementara Iqbal meraih predikat tersebut setelah menyabet dua gelar masing-masing ganda campuran U-17 dan ganda putra gabung (U-17 + U-19 + dewasa). Atas prestasi cemerlang ini, Mutiara dan Iqbal berhak mendapatkan masing-masing hadian uang dan kulkas dua pintu Polytron.

Pada laga final kategori tunggal putri U-17 yang berlangsung Sabtu (11/7/2020), Mutiara mengalahkan Ruzana dengan 21-8, 20-22, 21-19. “Sangat memuaskan dan tak menyangka juga. Karena kalau lihat secara kualitas, memang Ruzana di atas ya dan kalau bermain juga sebelumnya selalu menang dia. Tetapi hari ini tak menyangka saja bisa menang,” jelas Mutiara yang lolos ke PB Djarum lewat program Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (11/7/2020) tengah malam.

Gadis kelahiran Ngawi 17 Mei 2006 itu melanjutkan, “Yang harus diperbaiki itu servisnya karena sering nyangkut , terus fokus di lapangan harus ditingkatkan lagi, dan kecepatan kaki harus ditambah lagi. Semoga bisa lebih baik lagi.”

Sementara Iqbal meraih gelar juara ganda remaja campuran U- 17 bersama Puspa Rosalia Damayanti setelah mengalahkan Carlo Syah Gumilar/Az Zahra Ditya Ramadhani dengan 21-15, 21-13. Kemudian di ganda putra, Iqbal keluar sebagai juara seusai mengandaskan Ivan Adi Cahyono/Muh. Putra Erwiansyah dengan 21-14, 15-21, 21-17.

Atlet lain yang meraih dua gelar pada ajang ini adalah Gregorius Farrel Frandrico. Ia menjuarai tunggal putra U-15 dan ganda putra U-15. Di sektor tunggal putra U-15, peraih juara Astec Sumatera Utara Open 2020 ini berhasil mengungguli Hendry Leander setelah bertanding alot selama 65 menit dengan skor akhir 21-17, 16-21, dan 24-22. Di sektor ganda putra U-15, Gregorius yang dipasangkan dengan Hendry Leander berhasil menuai kemenangan setelah unggul atas Keviano Fikri Diofani/Selvano Delroy Wiandra dengan skor 21-13, 27-25.

“Saya sama sekali tidak menyangka bisa juara di dua nomor. Apalagi di ganda putra saya tidak punya target, tetapi bisa juara. Semoga ke depannya bisa terus konsisten dan mempertahankan gelar,” imbuh Gregorius.

Kepala Pelatih PB Djarum, Fung Permadi mengaku sangat puas dengan penampilan para atletnya di turnamen ini. “Mereka mampu menunjukkan semacam pelampiasan, karena sudah lama tidak mengkuti pertandingan. Mereka begitu bersemangat walaupun dalam satu hari harus bermain berkali-kali. Mereka menunjukkan daya juang yang cukup tinggi untuk bertanding,” ungkap Fung.

Hal serupa juga disampaikan oleh Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin. “Turnamen ini berjalan bagus sekali dan sukses. Anak-anak kenyang, karena pertandingannya satu hari ada yang sampai enam kali bermain. Ini menjadi uji coba bagi anak-anak, seberapa kuat mereka fisiknya. Jika banyak yang kelelahan, berarti harus ditambah lagi latihannya, dan untuk yang kuat harus tetap dipertahankan,” kata Yoppy.

Melihat banyaknya sisi positif yang didapatkan dari turnamen, terutama pelatih bisa melihat potensi lebih dari atlet, tidak menutup kemungkinan bila turnamen ini bisa kembali digelar tahun depan. “Kita lihat dulu kondisinya. Kalau Covid-19 ini berkepanjangan, bukan tidak mungkin nggak ada lagi ke depannya,” ujar Yoppy lagi.

Berita terkait: